Para astronaut yang tergabung dalam misi Artemis 2 telah mulai merilis sejumlah gambar yang diambil selama perjalanan mereka menuju Bulan. Salah satu hasil jepretan yang menakjubkan kini dijuluki sebagai 'Blue Marble' bagi generasi masa kini.
Gambar tersebut, yang juga dibagikan melalui akun resmi NASA di media sosial, berhasil diabadikan oleh astronaut NASA sekaligus komandan misi Artemis 2, Reid Wiseman. Ia mengambil foto itu dari dalam kapsul Orion, yang saat ini sedang dalam perjalanan keluar dari orbit Bumi menuju Bulan, seperti dikutip dari Detik iNET.
Foto yang menawan itu menampilkan planet Bumi dengan warna biru yang dominan, kontras dengan kegelapan luasnya luar angkasa. Sebuah titik kecil yang memancarkan cahaya di sudut kanan bawah gambar diidentifikasi sebagai planet Venus.
Dalam posisi terbalik, benua berwarna coklat yang terlihat di sisi kiri adalah Afrika, dengan Semenanjung Iberia berada di bawahnya. Fenomena aurora berwarna hijau turut menghiasi atmosfer Bumi, terlihat di bagian kanan atas dan kiri bawah foto.
"Kita melihat planet asal kita secara keseluruhan, diterangi dengan warna biru dan coklat yang spektakuler," tulis NASA dalam unggahan di media sosial, seperti dilansir dari Space.com, Sabtu (4/4/2026). "Aurora hijau bahkan menerangi atmosfer. Itulah kita, bersama-sama, menyaksikan para astronaut melakukan perjalanan ke Bulan," lanjutnya.
Meskipun tampak terang benderang, gambar ini sebenarnya menangkap sisi gelap Bumi yang sedang diterangi oleh cahaya Bulan. Ini mengindikasikan bahwa Bumi berada di posisi di depan Matahari saat foto diambil. NASA juga merilis versi lain dari Bumi di malam hari, yang dijepret dengan pengaturan eksposur berbeda sehingga menghasilkan tampilan yang lebih gelap.
Foto terbaru dari misi Artemis 2 ini membawa kembali kenangan akan foto 'Blue Marble' yang sangat ikonis. Foto pendahulu tersebut diabadikan oleh mantan astronaut Gene Cernan dan Ronald Evans saat mereka menjalankan misi Apollo 17 pada tahun 1972. Kantor Sejarah NASA bahkan secara khusus menyebut gambar baru ini sebagai 'Blue Marble untuk generasi baru'.
Artemis 2 menjadi misi berawak pertama yang diluncurkan menuju Bulan sejak berakhirnya misi Apollo 17. Misi penting ini membawa empat astronaut terpilih, terdiri dari tiga astronaut NASA yaitu Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch, serta astronaut dari Kanada, Jeremy Hansen.
Apabila semua rencana berjalan sesuai jadwal, keempat astronaut tersebut akan mengorbit Bulan pada hari keenam setelah peluncuran misi yang berlangsung pada 1 April. Setelah mengorbit, mereka akan langsung berputar balik untuk memulai perjalanan kembali ke Bumi dan diperkirakan akan mendarat pada hari kesepuluh.
Berbeda dengan misi sebelumnya, Artemis 2 tidak direncanakan untuk mendarat di permukaan Bulan atau bahkan memasuki orbit Bulan. Selama perjalanannya menuju Bulan, para astronaut akan melaksanakan serangkaian eksperimen penting. Selain itu, mereka juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan kapsul, sistem, dan berbagai peralatan lain sebagai persiapan untuk misi Artemis 3, yang dijadwalkan akan melakukan pendaratan di Bulan.