Pembalap Joan Mir memberikan tanggapan positif terhadap perkembangan motor terbaru tim Honda. Perkembangan RC213V dinilai mulai menunjukkan arah yang menjanjikan untuk MotoGP 2026.
Performa Honda dalam beberapa musim terakhir menjadi sorotan karena masalah konsistensi motor. Hal ini menyebabkan para pembalap kesulitan untuk bersaing.
Namun, pembaruan teknis terbaru mulai membuahkan hasil positif. Mir merasakan peningkatan pada RC213V setelah serangkaian evaluasi dan pengujian bersama tim.
Meskipun demikian, Mir menekankan pentingnya menjaga konsistensi kerja dan memaksimalkan persiapan menuju seri pembuka musim.
Mir mengungkapkan bahwa timnya telah menemukan detail penting dari evaluasi terbaru terhadap motor RC213V. Ia pun optimis bahwa Honda berada di jalur yang benar dalam pengembangan.
"Honda telah menunjukkan perkembangan yang sangat bagus dengan RC213V dan kami telah menemukan beberapa detail yang jadi evaluasi. Namun saat ini sangat penting untuk tetap fokus dan bekerja semaksimal mungkin menjelang balapan pertama," ujar Mir seperti dikutip dari laman resmi Honda.
Perubahan regulasi musim ini membuat persaingan sulit ditebak. Banyak tim melakukan penyesuaian besar sehingga peta kekuatan bisa berubah.
Kondisi tersebut mengharuskan setiap tim bekerja lebih cepat untuk memahami karakter motor masing-masing.
Musim Panjang, Banyak Peluang untuk Berkembang
Mir menilai musim 2026 akan menjadi perjalanan panjang dan penuh tantangan. Dengan 22 seri balapan, Honda memiliki banyak kesempatan untuk menyempurnakan motor RC213V.
"Mari kita jalani musim ini dan membangun motor dari sekarang. Ada 22 seri dan banyak balapan yang semuanya tidak terprediksi. Saya rasa ini akan menjadi tahun yang sangat menarik," kata pembalap bernomor 36 tersebut.
Mir termotivasi untuk kembali tampil kompetitif, setelah musim 2025 belum menunjukkan performa terbaiknya bersama Honda. Peningkatan performa RC213V menjadi kunci penting agar Honda kembali bersaing di papan atas MotoGP, mengingat hanya dua podium yang diraih Mir sepanjang musim lalu tanpa kemenangan satu seri pun.