ASUS resmi memperkenalkan laptop bisnis flagship terbaru, ExpertBook Ultra, yang mengintegrasikan performa kecerdasan buatan (AI) dengan desain ultra ringan seberat 0,99 kg di Jakarta pada Jumat (8/5/2026). Perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan komputasi mobile bagi para pemimpin bisnis dan profesional yang dinamis.
Laptop ini dibekali dengan prosesor Intel Core Ultra X9 generasi terbaru yang didukung oleh Neural Processing Unit (NPU) berkemampuan 50 TOPS. Dilansir dari Medcom, spesifikasi tersebut memungkinkan perangkat menangani beban kerja multitasking kompleks dan pengolahan data berbasis AI secara efisien.
ExpertBook Ultra memiliki ketebalan hanya 10,9 mm dengan material bodi magnesium-aluminum alloy yang diproses menggunakan teknologi Nano Ceramic. Meskipun memiliki dimensi yang sangat tipis, ASUS memastikan durabilitas perangkat tetap terjaga melalui standar ketahanan militer (military-grade durability).
Sektor visual didukung oleh layar sentuh 3K tandem OLED dengan tingkat kecerahan maksimal mencapai 1400 nits. Layar tersebut dilapisi oleh Corning Gorilla Glass Victus dengan sentuhan matte untuk meminimalkan pantulan cahaya dan meningkatkan ketahanan terhadap goresan saat penggunaan di luar ruangan.
Dalam hal fungsionalitas AI, ASUS menanamkan platform MyExpert yang menyediakan fitur rangkuman dokumen, penerjemahan teks, hingga pembuatan transkrip rapat otomatis. Sistem pendingin ExpertCool Pro juga disematkan untuk menjaga stabilitas performa pada TDP 50 watt tanpa menimbulkan kebisingan yang mengganggu.
"Untuk laptop setipis 1,09cm dan bobot mulai dari 0,99kg, performa stabil di TDP 50 watt ini merupakan pembeda ASUS ExpertBook Ultra dengan kompetitor di kelas flagship," kata Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia.
Keamanan data menjadi prioritas melalui sistem ExpertGuardian yang mengikuti standar NIST SP 800-193 untuk integritas firmware. Selain itu, perangkat ini telah mengadopsi teknologi post-quantum cryptography (PQC) guna mengantisipasi ancaman siber di masa depan yang melibatkan komputasi kuantum.
Eric Khoven menegaskan bahwa aspek keamanan yang solid merupakan kunci esensial bagi segmen bisnis dalam menjaga data penting perusahaan. ExpertBook Ultra juga menggunakan material daur ulang hingga 90 persen pada komponen tertentu sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan ASUS.