PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memperkuat kemitraan strategis mereka melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Jumat, 10 April 2026. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengintegrasikan layanan perbankan dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, guna mencetak talenta unggul yang siap bersaing secara global, seperti dilansir dari Detik Finance.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Panji Irawan, menegaskan bahwa kerja sama ini melampaui sekadar seremoni. Ini merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor perbankan dan dunia pendidikan tinggi, yang berperan sebagai pusat inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.
Panji menyatakan, "Penandatanganan hari ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung operasional UGM agar semakin efisien melalui solusi perbankan terintegrasi, sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kompetensi praktis di industri keuangan." Kemitraan ini, menurutnya, juga membuka peluang magang bagi mahasiswa UGM di jaringan kantor Bank Mandiri Taspen, serta menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.
Program kolaborasi Bank Mantap dengan UGM mencakup optimalisasi layanan perbankan yang komprehensif. Ini meliputi penyediaan solusi pengelolaan likuiditas dan penempatan dana operasional melalui instrumen giro dan deposito (SMARD).
Selain itu, Bank Mantap juga memfasilitasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa UGM melalui sistem virtual account. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transaksi keuangan di lingkungan kampus.
Tak hanya fokus pada operasional kampus dan pengembangan mahasiswa, kerja sama ini juga memiliki dimensi kesejahteraan bagi sivitas akademika UGM. Bank Mantap menyediakan program edukasi persiapan masa purnabakti (pra-pensiun) bagi para dosen dan tenaga kependidikan.
Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menyambut baik sinergi yang telah terjalin selama kurang lebih 10 tahun ini. Ia menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan kemitraan yang dinilai semakin strategis ke depan, terutama dalam memperkuat ekosistem keuangan di lingkungan kampus.
Menurut Prof. Ova, kerja sama ini juga unik karena turut memberikan dukungan bagi para pensiunan pegawai UGM. Berbagai program dikembangkan, mulai dari peluang magang hingga program khusus bagi purna karyawan, yang sejalan dengan inisiatif UGM seperti Poswindu dan Rumah Senior.
Melalui kolaborasi multidimensi ini, kedua belah pihak berharap dapat menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara dunia pendidikan dan industri. Tujuannya adalah mendorong lahirnya sumber daya manusia yang kompetitif, berdaya, dan siap menghadapi tantangan global, serta mendukung visi Indonesia Emas.