Bayern Munchen menatap laga besar Liga Champions kontra Arsenal di Allianz Arena tanpa kepastian soal kehadiran pelatih Vincent Kompany. Juru taktik asal Belgia itu terserang infeksi virus yang memengaruhi kedua kakinya dan statusnya diragukan untuk mendampingi tim pada pertandingan Rabu malam waktu Munich atau Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.
Situasinya tidak muncul tiba-tiba. Menurut laporan media Belgia La Libre, Kompany sebenarnya sudah sakit hampir sepekan, dan saat Bayern menjamu RB Leipzig pada Sabtu, ia tidak sanggup bangkit dari bangku cadangan sehingga instruksi kepada pemain diteruskan oleh para asistennya. Bayern tetap menang 6-1 pada laga itu.
Hingga Selasa (20/10/2026), keputusan final belum diambil. Asisten pelatih Aaron Danks memimpin latihan terakhir sekaligus konferensi pers pralaga, dan menyebut kondisi Kompany masih dipantau dari hari ke hari.
Status Kompany: Apa yang Sudah Dikonfirmasi
Bayern secara resmi mengonfirmasi bahwa Kompany sedang beristirahat karena infeksi virus, dengan Danks hadir bersama Serge Gnabry di ruang konferensi pers. Sejauh ini, informasi yang tersedia masih bersifat sementara dan belum ada pernyataan klub soal diagnosis lengkap.
Riwayat Masalah Pinggul Memperberat Kondisi
Infeksi itu datang bersamaan dengan keluhan lama. Seusai laga kontra Leipzig, Direktur Olahraga Max Eberl menyampaikan bahwa Kompany, yang dikabarkan sampai perlu dibantu menaiki tangga, sedang berjuang melawan virus sekaligus cedera pinggul. Eberl pula yang menggantikan Kompany di sesi konferensi pers usai pertandingan tersebut.
Penjelasan Aaron Danks
Danks mengaku belum bisa memastikan berapa lama pemulihan dibutuhkan, apakah sehari atau dua sampai tiga hari. Kepada media, termasuk Irish Examiner, ia menyebut virus itu beberapa kali mengganggu kaki Kompany dan membuatnya merasakan sakit di kedua kaki.
“Yang terpenting kami sudah memintanya untuk istirahat; dia bisa beristirahat selama yang dia mau,” kata Danks.
Ia juga mengakui bahwa meminta Kompany berhenti bekerja bukan perkara mudah. “Dia pemimpin sejati. Dia pekerja keras,” ujarnya, menambahkan bahwa staf akan mengecek perkembangan sang pelatih setiap hari.
Kronologi Singkat
| Waktu | Peristiwa |
|---|---|
| Sabtu (17/10) | Bayern menang 6-1 atas RB Leipzig; Kompany tampak kesulitan dan absen di konferensi pers |
| Senin (19/10) | Kompany tidak memimpin latihan |
| Selasa (20/10) | Danks memimpin latihan terakhir dan konferensi pers pralaga |
| Rabu (21/10), 21.00 CEST | Kick-off Bayern vs Arsenal di Allianz Arena (Kamis 02.00 WIB) |
Rencana Cadangan Bayern Munchen
Jika Kompany tidak bisa hadir, Danks akan memimpin tim dari pinggir lapangan. Bayern Munchen bukan kali pertama menghadapi skenario ini. Danks menjelaskan bahwa klub sudah melatih komunikasi jarak jauh musim lalu, ketika Kompany menjalani skorsing pada leg pertama semifinal melawan Paris Saint-Germain yang berakhir dengan kekalahan 5-4.
Danks sendiri punya pengalaman memegang kendali tim di level tertinggi. Pelatih asal Inggris itu pernah menjadi pelatih interim Aston Villa di Premier League pada 2022 sebelum bergabung dengan staf Kompany.
Masalah Skuad Lain
Kekhawatiran Bayern tidak berhenti di kursi pelatih. Gelandang Joshua Kimmich absen pada Selasa karena alasan pribadi, dan Danks belum yakin apakah hal itu akan memengaruhi keterlibatannya melawan Arsenal. Kabar baiknya, Danks mengonfirmasi kembalinya kapten Manuel Neuer.
Mengapa Laga Ini Penting
Pertandingan ini merupakan matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027. Kedua tim datang dengan catatan pertemuan yang segar. Musim lalu Arsenal menang 3-1 atas Bayern di fase liga, sementara pada musim 2023/24 Bayern menyingkirkan The Gunners di perempat final.
Rekor Pertemuan
Secara historis, Bayern Munchen masih lebih unggul. Kedua klub sudah 15 kali bertemu di Liga Champions, dengan Bayern menang delapan kali, Arsenal empat kali, dan tiga laga berakhir imbang.
Dari kubu tamu, pelatih Arsenal Mikel Arteta ikut menyampaikan simpati. Ia berharap Kompany segera pulih dan bisa hadir di laga tersebut.
Keputusan akhir soal kehadiran Kompany diperkirakan baru diambil menjelang kick-off, setelah tim medis klub melakukan evaluasi terakhir.