Institut Pendidikan Teknik (ITE) Singapura dan BDx Data Centers (BDx) menjalin kolaborasi strategis untuk memperkuat ekosistem digital nasional. Kemitraan ini bertujuan mencetak tenaga kerja teknis yang siap berkontribusi pada sektor pusat data dan kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara, demikian dilansir dari Medcom.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini meliputi tiga kampus ITE: College Central, East, dan West. Mahasiswa akan mendapatkan pelatihan praktis di fasilitas SIN1 milik BDx, sebuah infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI dan dilengkapi kapabilitas uji coba komputasi kuantum. Program ini diharapkan menciptakan jalur karier terstruktur bagi lulusan di sektor dengan pertumbuhan tercepat di Asia.
CEO BDx Data Centers, Mayank Srivastava, menegaskan bahwa pusat data adalah fondasi utama revolusi AI yang sedang berlangsung. "Dengan membangun jalur pengembangan talenta lokal bersama ITE, kami memperkuat ketahanan dan kepemimpinan jangka panjang Singapura di bidang infrastruktur digital," ujarnya. Srivastava menambahkan, kompetensi praktis sangat vital untuk mendukung operasional layanan keuangan hingga aplikasi AI masa depan.
Senada dengan pandangan tersebut, CEO ITE Peter Lam mengungkapkan kegembiraannya atas komitmen BDx dalam mengembangkan talenta lokal. Kerja sama ini memungkinkan ITE mengintegrasikan skenario operasional nyata ke dalam kurikulum. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga lulus dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan tuntutan industri yang dinamis.
Langkah kolaborasi ini sejalan dengan visi Smart Nation dan Green Data Centre Roadmap Singapura. Berdasarkan data Asosiasi Pusat Data Asia-Pasifik (APDCA), sektor ini kini menyediakan sekitar 7.000 lapangan kerja bernilai tinggi. Jumlah tersebut diproyeksikan melonjak hampir tiga kali lipat pada tahun 2030.
Kontribusi ekonomi dari sektor ini juga diperkirakan akan tumbuh hingga 8,9 kali lipat dalam periode yang sama. Kemitraan antara institusi pendidikan dan raksasa infrastruktur digital ini menjadi jawaban atas lonjakan permintaan layanan komputasi awan. Dengan mempersiapkan tenaga teknis terlatih secara lokal, Singapura berupaya memastikan ketahanan dan kinerja tinggi tulang punggung industri digitalnya di masa depan.