PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) mengumumkan perubahan dalam susunan Direksi pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta.
Keputusan ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memperkuat struktur organisasi agar adaptif terhadap dinamika industri. Pemegang saham menunjuk Houria Raselma menggantikan Gunnar Beckers, Reno Bontemps menggantikan Sergio Colarusso, dan Rianto Probo Hartono sebagai Direktur baru.
Houria Raselma memulai karirnya di Philip Morris International (PMI) Aljazair pada 2012 sebagai Brand Manager. Ia mendorong inovasi di berbagai merek, portofolio produk, dan transformasi digital untuk afiliasi PMI di Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika.
Reno Bontemps telah berkarir lebih dari 15 tahun di bidang keuangan. Sebelumnya, ia memegang berbagai posisi dari perencanaan strategi, bisnis, dan anggaran dengan posisi terakhir sebagai Direktur Keuangan PMI untuk kawasan Timur Tengah.
Rianto Probo Hartono memiliki rekam jejak selama 18 tahun di Sampoerna dalam berbagai fungsi strategis, termasuk hubungan eksternal dan perencanaan komersial.
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, meyakini bahwa susunan direksi baru ini akan memperkuat perusahaan dalam menghadapi tantangan industri dan mendorong pertumbuhan usaha berkelanjutan.
"Saya percaya pengalaman dan keahlian yang dimiliki Houria, Reno, dan Rianto akan semakin memperkuat Tim Manajemen dan Direksi dalam mendorong kinerja Perseroan serta memantapkan pencapaian strategi jangka panjang Sampoerna," ujar Ivan, dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/2/2026).
Pada kesempatan yang sama, Ivan menyampaikan apresiasi kepada Gunnar Beckers dan Sergio Colarusso atas kontribusi dan kepemimpinan mereka di Sampoerna.
"Dengan pengalaman yang luas, ketajaman dalam mengambil keputusan, serta integritas yang tinggi, keduanya telah memberikan kontribusi signifikan bagi Perseroan dan turut memperkuat Sampoerna dalam mempertahankan kepemimpinan pasar," pungkasnya.