Binus University Kampus Bekasi Wajibkan Mata Kuliah AI bagi Mahasiswa

Binus University Kampus @Bekasi mewajibkan mata kuliah AI bagi 7.000 mahasiswa untuk menjawab tantangan dunia kerja dan mismatch latar belakang pendidikan.

Binus UNIVERSITY Kampus @Bekasi secara resmi mengintegrasikan teknologi Artificial Intelligence (AI) ke dalam kurikulum wajib bagi seluruh mahasiswa mulai semester genap tahun akademik 2026 ini. Langkah proaktif tersebut diambil sebagai respons terhadap pergeseran industri yang kini menjadikan AI sebagai fondasi utama di berbagai sektor kerja.

Data menunjukkan sekitar 36 persen pemuda Indonesia bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dilansir dari Detik iNET, kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri di masa depan.

Direktur Kampus Binus @Bekasi, Prof. Gatot Soepriyanto, mengungkapkan bahwa sekitar 7.000 mahasiswa dalam satu angkatan diwajibkan mengambil mata kuliah AI pada semester kedua. Kampus menjalankan banyak kelas paralel guna memastikan setiap mahasiswa memperoleh fondasi yang kuat mengenai teknologi tersebut.

"Bayangkan dalam satu angkatan ada sekitar 7.000 mahasiswa, dan semuanya wajib mengambil mata kuliah AI di semester 2. Binus mampu menjalankan banyak kelas paralel untuk memastikan setiap mahasiswa mendapatkan fondasi ini," kata Prof. Gatot Soepriyanto, Direktur Kampus Binus @Bekasi.

Materi pembelajaran difokuskan pada pemahaman logika dasar, termasuk machine learning, kapabilitas, serta batasan-batasan teknologi AI. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang mampu memahami cara kerja teknologi secara mendalam, bukan sekadar menjadi pengguna pasif perangkat digital.

Selain mata kuliah mandiri, AI juga disisipkan ke dalam berbagai disiplin ilmu melalui metode embedded. Faculty Member Psychology Program Binus, Dr. Istiani, menjelaskan bahwa mahasiswa dilatih menggunakan teknik prompting dan iterasi untuk menjadikan AI sebagai mitra analisis dalam tugas akademik.

Pendekatan ini dilakukan secara ketat dengan mewajibkan mahasiswa mengevaluasi output AI menggunakan referensi akademik yang valid. Hal ini bertujuan untuk menjaga daya nalar kritis dan mencegah penurunan kapasitas kognitif akibat penggunaan teknologi yang hanya sekadar salin-tempel.

Sebagai penunjang kesiapan karier, Binus @Bekasi turut menyediakan program Enrichment untuk pengalaman langsung di dunia industri. Pihak kampus juga menyalurkan program Beasiswa EMAS (Empowering Achievement of Student) guna meringankan beban finansial orang tua mahasiswa yang mengkhawatirkan ketidakpastian ekonomi.

Recommended