BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat hingga 5 Maret 2026

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat di berbagai wilayah Indonesia hingga 5 Maret 2026 akibat dinamika atmosfer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait prakiraan cuaca nasional untuk periode 27 Februari hingga 5 Maret 2026. Hujan deras masih akan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh dinamika atmosfer yang masih aktif pada akhir musim hujan, serta kombinasi faktor atmosfer skala regional dan global yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dari Asia ke Indonesia masih berpengaruh pada periode akhir Februari hingga awal Maret 2026. Aliran udara ini memicu pembentukan awan konvektif, terutama di wilayah barat dan tengah Indonesia. Gelombang Kelvin juga terpantau aktif melintasi wilayah Indonesia dan meningkatkan potensi pembentukan awan hujan, khususnya di selatan khatulistiwa.

Kombinasi faktor-faktor ini meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan disertai cuaca ekstrem dalam skala lokal.

Wilayah yang Waspada Hujan Lebat

BMKG mengimbau kewaspadaan tinggi di sejumlah wilayah berikut selama periode 27 Februari-5 Maret 2026:

  • Pulau Sumatra: beberapa provinsi bagian tengah dan selatan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
  • Pulau Jawa: hujan dengan intensitas bervariasi disertai potensi petir dan angin kencang.
  • Kalimantan: wilayah tengah dan selatan berpeluang mengalami hujan lebat.
  • Sulawesi: potensi hujan signifikan terutama di bagian selatan dan tengah.
  • Bali dan Nusa Tenggara: hujan masih berpeluang terjadi meski menunjukkan transisi musiman.
  • Maluku dan Papua: hujan lebat lokal berpotensi muncul, terutama di wilayah pegunungan.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan potensi angin kencang dan peningkatan gelombang laut di beberapa perairan Indonesia, terutama di wilayah selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Risiko Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor akibat kondisi cuaca ini. Gangguan transportasi darat, laut, dan udara juga perlu diantisipasi.

BMKG menyarankan masyarakat menghindari aktivitas di wilayah rawan longsor saat hujan lebat, waspada terhadap genangan dan banjir di kawasan perkotaan, serta memantau prakiraan cuaca harian dan peringatan dini dari kanal resmi BMKG.

Masyarakat disarankan untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui situs resmi BMKG, aplikasi cuaca BMKG, dan berbagai media sosial resmi BMKG, mengingat prakiraan mingguan bersifat dinamis. Langkah ini penting untuk menyesuaikan aktivitas harian dan mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem selama periode tersebut.

Recommended