Pemilik perangkat Android diimbau untuk melepaskan tautan akun Google mereka pada Selasa, 12 Mei 2026, guna memastikan perlindungan privasi data pribadi saat berencana menjual atau memberikan ponsel kepada orang lain. Langkah ini krusial untuk mencegah kebocoran informasi sensitif.
Sebagaimana dilansir dari Medcom, pelepasan akun tersebut akan menghapus seluruh data sinkronisasi dari ponsel, termasuk surat elektronik, daftar kontak, kalender, hingga galeri foto. Proses ini berfungsi mengamankan akses data tanpa menghilangkan akun secara permanen dari server.
Metode pelepasan akun dapat dilakukan melalui menu Setelan di ponsel dengan memilih opsi Pengguna & Akun, kemudian mencari akun Google yang ingin dihapus. Setelah memilih akun tersebut, pengguna cukup menekan tombol konfirmasi hapus akun untuk memutus sinkronisasi.
Sistem keamanan Android biasanya akan meminta verifikasi tambahan berupa pola, PIN, atau kata sandi jika akun yang dilepas merupakan satu-satunya akun di perangkat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh pemilik sah ponsel.
Alternatif lain untuk melakukan proses ini adalah melalui aplikasi Gmail dengan mengetuk foto profil di sudut kanan atas. Pengguna kemudian dapat memilih menu Kelola akun di perangkat ini untuk menemukan opsi penghapusan akun yang sama.
Penting bagi pengguna untuk memahami perbedaan antara melepas akun dari perangkat dan menghapus akun Google secara permanen. Penghapusan permanen hanya bisa dilakukan melalui menu Data & Privasi di pengaturan akun Google yang akan menghilangkan seluruh layanan selamanya.
Tindakan melepas akun sebelum melakukan reset pabrik juga sangat disarankan untuk menghindari kendala fitur Factory Reset Protection (FRP). Tanpa pelepasan akun yang benar, pemilik baru mungkin akan kesulitan mengakses perangkat karena sistem masih terkunci akun lama.