Kapal peti kemas bertenaga listrik penuh terbesar di dunia, Ningyuan Diankun, resmi memulai operasional perdananya pada Rabu, 15 April 2026, dari Pelabuhan Ningbo-Zhoushan menuju kawasan Pelabuhan Zhapu di Jiaxing, China timur.
Peluncuran kapal pintar berbobot 10.000 ton ini bertujuan untuk mendukung transportasi pesisir yang ramah lingkungan dengan target nol emisi karbon. Kapal tersebut dikembangkan oleh Ningbo Ocean Shipping Co untuk memperkuat armada angkutan logistik laut yang berkelanjutan.
Sebagaimana dilansir dari Detik iNET, kapal ini memiliki spesifikasi panjang 127,8 meter serta lebar 21,6 meter. Dengan dimensi tersebut, unit ini mampu mengangkut hingga 742 peti kemas standar dalam satu kali perjalanan.
Sektor penggerak kapal ini mengandalkan 10 unit baterai berukuran peti kemas standar yang memiliki total kapasitas penyimpanan energi mencapai 20.000 kilowatt jam. Kapasitas tersebut diklaim setara dengan gabungan daya baterai dari sekitar 300 unit mobil listrik keluarga.
Pengoperasian Ningyuan Diankun diprediksi mampu mereduksi emisi karbon dioksida sebanyak 1.462 ton setiap tahunnya. Selain status bebas polusi, kapal ini juga beroperasi dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah selama melintasi jalur pelayaran.
Teknologi canggih turut disematkan pada sistem navigasi dan mesin pintar yang memungkinkan kapal menghindari tabrakan secara otonom. Sistem ini terintegrasi dengan kendali darat dan komputasi awan untuk pelacakan yang memiliki presisi tinggi.
Untuk menjaga efisiensi operasional, kapal menggunakan sistem pengisian daya mode ganda yang menggabungkan listrik darat bertegangan tinggi dan pertukaran baterai cepat. Saat ini, 57 persen armada Ningbo Ocean Shipping telah terdiri dari kapal ramah lingkungan.
Perusahaan tersebut berencana menambah kekuatan armada dengan mengoperasikan kapal kembar bernama Ningyuan Dianpeng. Kapal kedua ini dijadwalkan menjalani uji coba pelayaran pada Mei 2026 sebelum diserahterimakan secara resmi pada Juni mendatang.