Startup kecerdasan buatan (AI) milik Elon Musk, xAI, kini hanya menyisakan dirinya sebagai satu-satunya pendiri. Semua co-founder perusahaan pembuat Grok tersebut telah mengundurkan diri, menyusul serangkaian kepergian yang mencapai puncaknya pada akhir Maret 2026.
Menurut laporan Business Insider yang dikutip dari Detik iNET, dua pendiri terakhir xAI, Manuel Kroiss dan Ross Nordeen, juga telah mengundurkan diri. Kroiss, yang bertanggung jawab memimpin tim pelatihan awal, mengumumkan keputusannya untuk meninggalkan xAI pada bulan ini.
Nordeen, yang disebut sebagai orang kepercayaan Musk, juga dilaporkan telah keluar pada Jumat pekan lalu. Ia sebelumnya pindah dari Tesla ke xAI dan terlibat dalam perencanaan pemutusan hubungan kerja di Twitter setelah diakuisisi oleh Musk pada tahun 2022.
Kepergian Kroiss dan Nordeen terjadi hanya beberapa minggu setelah Musk menyatakan bahwa xAI tidak dibangun dengan benar sejak awal dan sedang dalam proses pembangunan ulang fondasinya. Perusahaan ini baru-baru ini diakuisisi oleh SpaceX, yang mengintegrasikan SpaceX, xAI, dan X (sebelumnya Twitter) di bawah satu payung perusahaan.
Eksodus ini dimulai pada Februari 2025 dengan kepergian Christian Szegedy. Gelombang pengunduran diri semakin intensif di awal tahun 2026, ketika Tony Wu, salah satu pendiri yang memimpin tim penalaran, mengumumkan pengunduran dirinya pada 10 Februari 2026.
Kurang dari 24 jam kemudian, Jimmy Ba juga mengundurkan diri, dikabarkan karena ketegangan internal terkait tuntutan untuk meningkatkan kinerja model AI, seperti dikutip dari The Next Web pada Senin, 30 Maret 2026.
Hingga pertengahan Maret 2026, Kroiss dan Nordeen adalah satu-satunya co-founder yang tersisa bersama Musk. Dengan kepergian keduanya, seluruh tim pendiri xAI kini telah meninggalkan perusahaan tersebut.
Tim yang dikumpulkan Musk untuk mendirikan xAI memiliki latar belakang yang sangat kuat. Jimmy Ba adalah salah satu penulis makalah optimisasi AI yang telah dikutip lebih dari 95.000 kali. Christian Szegedy sebelumnya berasal dari Google, sementara Igor Babuschkin, insinyur kepala xAI, juga datang dari Google DeepMind.
Co-founder lainnya seperti Greg Yang, Toby Pohlen, Zihang Dai, Guodong Zhang, dan Kyle Kosic membawa pengalaman dari perusahaan teknologi terkemuka seperti DeepMind, Google, Microsoft, dan OpenAI.