Cuaca Besok Bandung 5 Mei 2026: Mayoritas Berawan, Waspada Udara Kabur di Timur

Warga Bandung yang berencana beraktivitas di luar ruangan besok perlu sedikit mencermati kondisi langit. Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimat

Warga Bandung yang berencana beraktivitas di luar ruangan besok perlu sedikit mencermati kondisi langit. Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Kota Bandung pada Selasa, 5 Mei 2026 diprediksi didominasi kondisi berawan di sebagian besar kecamatan. Ini kabar yang cukup melegakan setelah beberapa hari sebelumnya beberapa wilayah sempat diguyur hujan ringan hampir setiap hari.

Namun ada yang perlu diwaspadai, terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di kawasan timur kota. Sejumlah kecamatan seperti Cibiru, Ujungberung, Gedebage, Panyileukan, dan Cinambo diprediksi mengalami kondisi udara kabur. Kondisi ini bisa memengaruhi jarak pandang dan terasa tidak nyaman bagi kelompok sensitif seperti penderita asma atau gangguan pernapasan. Berbeda dengan hujan yang bisa langsung terasa, udara kabur kerap datang diam-diam tapi dampaknya cukup signifikan.

Suhu di seluruh kota relatif seragam, berkisar antara 19 hingga 26 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang masih cukup tinggi di angka 70 hingga 95 persen. Dikutip dari bmkg.go.id 4/5/2026, prakiraan ini berlaku untuk wilayah kecamatan di Kota Bandung dan sekitarnya, dan bisa mengalami perubahan sesuai dinamika atmosfer terkini.

Prakiraan Cuaca Per Kecamatan Selasa 5 Mei 2026

Berikut rincian lengkap kondisi cuaca yang diprediksi BMKG untuk setiap kecamatan di Kota Bandung:

Kecamatan Kondisi Suhu (°C) Kelembapan (%)
Sukasari Berawan 20–24 78–94
Coblong Berawan 19–24 78–95
Babakan Ciparay Berawan 21–26 73–93
Bojongloa Kaler Berawan 20–25 74–94
Andir Berawan 20–25 76–94
Cicendo Berawan 20–25 76–94
Sukajadi Berawan 20–25 76–94
Cidadap Berawan 19–24 78–94
Bandung Wetan Berawan 20–25 76–94
Astana Anyar Berawan 20–25 74–94
Regol Berawan 20–26 72–94
Batununggal Berawan 20–25 74–94
Lengkong Berawan 20–25 74–94
Cibeunying Kidul Berawan 20–25 76–94
Bandung Kulon Berawan 20–25 74–94
Kiaracondong Berawan 20–25 74–94
Bojongloa Kidul Berawan 21–26 72–93
Cibeunying Kaler Berawan 20–25 76–94
Sumur Bandung Berawan 20–25 74–94
Antapani Berawan 20–25 74–94
Bandung Kidul Berawan 20–26 72–94
Buahbatu Berawan 20–26 72–94
Rancasari Berawan 20–26 71–94
Arcamanik Berawan 20–25 74–94
Cibiru Udara Kabur 20–25 74–95
Ujungberung Udara Kabur 20–25 76–94
Gedebage Udara Kabur 20–26 71–95
Panyileukan Udara Kabur 20–25 74–95
Cinambo Udara Kabur 20–25 74–95
Mandalajati Berawan 20–25 76–94

Zona Berawan: Kabar Baik untuk Aktivitas Luar Ruangan

Sebagian besar kecamatan di Bandung bagian barat, tengah, dan selatan diprediksi mengalami kondisi berawan pada Selasa besok. Ini termasuk kawasan padat seperti Sukajadi, Cicendo, Andir, Coblong, Cibeunying Kaler, dan Kiaracondong. Kondisi berawan artinya tidak ada hujan, langit tertutup awan tapi tidak sampai mengganggu aktivitas harian.

Bagi warga yang ingin berolahraga pagi, bersepeda, atau sekadar jalan santai di area seperti Dago, Sukajadi, atau kawasan Bandung Kulon, kondisi ini cukup mendukung. Suhu pagi hari diprediksi ada di kisaran 19 hingga 21 derajat Celsius, yang terasa sejuk bahkan sedikit dingin khas Bandung. Siang hari suhu bisa naik ke 24-26 derajat, masih jauh dari panas terik.

Wilayah Selatan dan Pusat Kota

Kawasan selatan seperti Regol, Bandung Kidul, Buahbatu, dan Rancasari juga masuk zona aman dengan kondisi berawan. Suhu di wilayah ini sedikit lebih hangat dibanding kawasan utara, tapi perbedaannya tidak signifikan, hanya satu hingga dua derajat Celsius. Kelembapan yang masih di atas 70 persen membuat udara terasa lembap meski tidak ada hujan.


Waspada Udara Kabur di Bandung Timur

Ini bagian yang perlu mendapat perhatian lebih. Lima kecamatan di wilayah timur Bandung yakni Cibiru, Ujungberung, Gedebage, Panyileukan, dan Cinambo diprediksi mengalami kondisi udara kabur pada Selasa 5 Mei 2026. Udara kabur berbeda dari hujan atau awan tebal. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh partikel halus di udara, bisa dari debu, asap, atau kombinasi kelembapan tinggi yang memerangkap polutan di lapisan bawah atmosfer.

Dampaknya memang tidak sespektakuler hujan lebat, tapi bagi warga yang punya riwayat gangguan pernapasan, alergi, atau kondisi kesehatan tertentu, udara kabur bisa memicu gejala. Jarak pandang juga bisa berkurang, yang relevan bagi pengendara motor atau pengguna jalan di kawasan tersebut.

Tips untuk Kawasan Terdampak Udara Kabur

Bagi warga di Cibiru, Ujungberung, Gedebage, Panyileukan, dan Cinambo, ada beberapa hal praktis yang bisa dilakukan. Pertama, sebaiknya kurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan terutama di pagi hari saat kabur biasanya lebih pekat. Kedua, gunakan masker bila harus keluar dalam waktu lama. Ketiga, pantau terus update dari BMKG karena kondisi bisa berubah, terutama jika ada pergerakan angin yang signifikan.

Recommended