Warga Kota Daeng tampaknya harus kembali menyiapkan payung dan jas hujan sebelum memulai aktivitas di luar ruangan. Setelah sempat didominasi cuaca berawan dalam beberapa hari terakhir, perubahan pola cuaca diprediksi akan kembali membawa intensitas hujan rendah ke wilayah ini. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, terutama bagi para pengendara motor dan pelaku logistik yang bergantung pada kondisi jalanan.
Berdasarkan data terbaru yang dihimpun, mayoritas wilayah di Makassar akan mengalami transisi dari cuaca mendung ke hujan ringan dengan durasi yang bervariasi. Meski tidak termasuk dalam kategori ekstrem, kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai angka 90 persen ke atas berpotensi memicu kondisi gerah sekaligus jalanan yang licin di titik-titik padat lalu lintas seperti Jalan AP Pettarani dan wilayah perbatasan.
Mengutip laporan resmi yang dikutip dari bmkg.go.id 16/2/26, dinamika atmosfer di wilayah Sulawesi Selatan masih menunjukkan adanya pertumbuhan awan hujan yang konsisten di pesisir barat. Fenomena ini memengaruhi stabilitas cuaca di ibu kota provinsi tersebut sepanjang hari Selasa esok, sehingga masyarakat diimbau untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala.
Detail Prakiraan Cuaca Makassar per Kecamatan
Secara umum, suhu udara di Makassar esok hari akan berada pada rentang 24 hingga 27°C. Menariknya, wilayah seperti Biringkanaya dan Manggala diprediksi memiliki suhu minimum yang sedikit lebih dingin dibandingkan wilayah pesisir.
Wilayah Pesisir dan Pusat Kota
Untuk kecamatan yang berada di area pusat bisnis dan pesisir, intensitas hujan cenderung stabil. Berikut adalah rincian untuk beberapa titik utama:
-
Mariso & Mamajang: Hujan ringan dengan suhu berkisar 25 – 27°C dan kelembapan hingga 92%.
-
Ujung Pandang & Wajo: Diperkirakan hujan ringan sepanjang hari dengan suhu maksimal 24 – 27°C
-
Tamalate: Waspadai potensi hujan yang disertai angin sepoi-sepoi di sekitar area Pantai Losari.
Wilayah Penyangga dan Pemukiman Padat
Bagi Anda yang berdomisili di wilayah penyangga yang sering mengalami kepadatan kendaraan, berikut rinciannya:
-
Panakkukang & Rappocini: Hujan ringan diprediksi turun dengan kelembapan mencapai 93%. Ini perlu diantisipasi oleh pekerja kantoran di area bisnis utama.
-
Manggala & Biringkanaya: Wilayah ini mencatatkan kelembapan tertinggi hingga 97%. Suhu udara di Manggala bisa turun hingga 24 – 27°C pada malam hari, memberikan suasana yang lebih dingin dari biasanya.
-
Tamalanrea: Area kampus dan sekitarnya juga tidak luput dari guyuran hujan ringan dengan suhu rata-rata 25 – 27°C.
Mengapa Hujan Kembali Turun?
Munculnya kembali hujan ringan di tengah fase berawan ini merupakan bagian dari siklus musiman yang masih dipengaruhi oleh massa udara basah. Pihak otoritas terkait seringkali menekankan bahwa pada bulan Februari, wilayah Sulawesi Selatan bagian barat memang masih berada dalam periode di mana pertemuan angin lokal dapat memicu kondensasi awan hujan secara mendadak.
Kelembapan udara yang tinggi, yang di beberapa kecamatan menyentuh angka 97%, menunjukkan bahwa kandungan uap air di atmosfer sangat jenuh. Hal ini menjelaskan mengapa meskipun matahari mungkin muncul di sela-sela awan, potensi hujan tetap tinggi.
| Kecamatan | Kondisi Cuaca | Suhu (∘C) | Kelembapan (%) |
| Biringkanaya | Hujan Ringan | 24 – 26 | 85 – 97 |
| Manggala | Hujan Ringan | 24 – 26 | 86 – 97 |
| Panakkukang | Hujan Ringan | 25 – 27 | 84 – 93 |
| Kep. Sangkarrang | Hujan Ringan | 26 – 28 | 79 – 87 |
| Tallo | Hujan Ringan | 25 – 27 | 83 – 92 |