Akhir pekan ini cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta cenderung tenang. Setelah beberapa hari sebelumnya sebagian wilayah dilanda hujan ringan hingga kabut tebal, kondisi atmosfer mulai beranjak lebih bersahabat memasuki awal pekan baru.
Berdasarkan data resmi yang dikutip dari bmkg.go.id 26/4/2026, prakiraan cuaca untuk Senin, 27 April 2026 menunjukkan bahwa hampir seluruh kabupaten dan kota di DIY akan mengalami kondisi cerah berawan. Ini tentu menjadi kabar baik bagi warga yang berencana beraktivitas di luar ruangan pada hari Senin mendatang.
Namun meski langit cerah, kelembapan udara di beberapa wilayah masih terbilang tinggi — terutama di Gunungkidul yang diprakirakan berkabut. Artinya, kondisi udara pagi hari bisa cukup lembap dan jarak pandang mungkin terbatas di beberapa titik.
Prakiraan Cuaca per Wilayah DIY, Senin 27 April 2026
Berikut ringkasan kondisi cuaca masing-masing kabupaten dan kota di DIY berdasarkan data BMKG:
| Kab. / Kota | Kondisi Cuaca | Suhu (°C) | Kelembapan (%) |
|---|---|---|---|
| Kulon Progo | Cerah Berawan | 24–25 | 94–95 |
| Bantul | Cerah Berawan | 24–25 | 95–97 |
| Gunungkidul | Kabut/Asap | 23–24 | 98–99 |
| Sleman | Cerah Berawan | 23–24 | 89–94 |
| Kota Yogyakarta | Cerah Berawan | 24–25 | 90–95 |
Kulon Progo dan Bantul: Tenang dan Nyaman
Dua wilayah barat DIY ini diprakirakan mendapatkan kondisi cuaca yang paling nyaman pada Senin mendatang. Kulon Progo dan Bantul sama-sama akan dihiasi langit cerah berawan dengan suhu berkisar 24–25°C. Kelembapan memang masih di angka yang cukup tinggi, antara 94–97 persen, namun tidak ada indikasi hujan sepanjang hari.
Bagi warga atau wisatawan yang ingin menikmati kawasan pantai selatan Bantul — seperti Parangtritis atau Pandansimo — Senin ini bisa jadi pilihan waktu yang tepat karena potensi hujan minim.
Apa Artinya Cerah Berawan?
Kondisi cerah berawan berarti langit didominasi awan tipis namun sinar matahari masih dapat menembus cukup kuat. Aktivitas luar ruangan tetap nyaman, meskipun pagi hari mungkin terasa sedikit lembap akibat embun semalam.
Sleman dan Kota Yogyakarta: Ideal untuk Aktivitas Harian
Kota Yogyakarta dan Sleman diprakirakan cerah berawan dengan suhu serupa, yaitu 23–25°C. Kelembapan relatif lebih rendah dibandingkan Bantul dan Kulon Progo, berkisar 89–95 persen.
Kondisi ini cukup ideal untuk berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas perkantoran, perjalanan wisata di kawasan Malioboro, hingga kunjungan ke situs budaya seperti Kraton Yogyakarta dan Candi Prambanan di perbatasan Sleman.
Potensi Angin dan Radiasi UV
Meski tidak ada peringatan cuaca ekstrem dari BMKG untuk wilayah DIY pada Senin ini, masyarakat tetap disarankan waspada terhadap intensitas sinar matahari yang bisa cukup tinggi pada siang hari, terutama antara pukul 10.00–14.00 WIB. Penggunaan tabir surya dan topi dianjurkan bagi yang beraktivitas di luar ruangan dalam durasi panjang.
Gunungkidul: Waspadai Kabut Pagi
Berbeda dengan wilayah lainnya, Gunungkidul justru diprakirakan mengalami kondisi kabut atau asap pada Senin 27 April 2026. Suhu relatif lebih rendah di kisaran 23–24°C dengan kelembapan yang sangat tinggi mencapai 98–99 persen.
Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur perbukitan Gunungkidul pada pagi hari. Jarak pandang bisa berkurang signifikan saat kabut tebal melanda, sehingga kehati-hatian ekstra sangat diperlukan.
Kenapa Gunungkidul Lebih Sering Berkabut?
Letak geografis Gunungkidul yang berada di dataran tinggi karst dengan lembah-lembah tertutup membuat uap air lebih mudah terjebak dan membentuk kabut, terutama di pagi hari setelah malam yang lembap. Fenomena ini cukup umum terjadi di musim peralihan seperti saat ini.