Didit Hediprasetyo Genap 42 Tahun, Intip Profilnya

Didit Hediprasetyo, putra tunggal Prabowo Subianto, merayakan ulang tahun ke-42 pada 22 Maret 2026. Simak profil dan prestasinya.

Kebahagiaan menyelimuti keluarga Presiden RI Prabowo Subianto yang merayakan ulang tahun putra semata wayangnya. Didit Hediprasetyo genap berusia 42 tahun pada 22 Maret 2026.

Perayaan sederhana dengan pemotongan tumpeng nasi kuning menjadi ungkapan syukur. Prabowo membagikan momen tersebut melalui akun Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut menampilkan foto-foto kedekatan Prabowo dan Didit sejak kecil, serta kebersamaan keluarga bersama mendiang Presiden Soeharto dan Tien Soeharto.

Prabowo mendoakan agar putranya selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan.

"Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam setiap langkah, serta terus tumbuh menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi nusa dan bangsa," tulis Prabowo di akun Instagram @prabowo dikutip Selasa, 24 Maret 2026.

Doa serupa juga dipanjatkan Titiek Soeharto melalui akun Instagram @titieksoeharto.

"Selamat Ulang Tahun Diditku ytc.. Semoga Panjang Umur, Sehat walafiat, jd orang sholeh yg berbakti pd orang tua dan berguna bagi Bangsa dan Negara… Amin.." tulis Titiek.

Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo lahir di Jakarta, 22 Maret 1984. Ia adalah seorang perancang busana Indonesia dan putra tunggal Prabowo.

Meskipun lahir dalam keluarga politisi, Didit memilih berkarier di dunia fashion. Ia menempuh pendidikan di Parsons School of Design, New York dan Ecole Parsons a Paris. Dari sana, ia meraih gelar Bachelor of Fine Arts di bidang Fashion Design dan Silver Thimble Award pada tahun 2006.

Pada tahun 2010, Didit memulai debutnya sebagai desainer di Paris Couture Week. Ia dikenal dengan minatnya pada struktur drapery dan detail hiasan yang rumit.

Selain itu, Didit mencatatkan sejarah sebagai desainer Indonesia pertama yang mendesain edisi khusus BMW Individual Series 7 pada tahun 2012. Pada tahun 2017, ia juga menjadi desainer di event Cité de l’architecture et du Patrimoine, Paris.

Di Indonesia, Didit berkontribusi dengan menciptakan jersey tim Indonesia untuk Olimpiade Paris 2024.

Didit selalu berusaha menonjolkan kemewahan melalui detail halus dalam setiap rancangannya. Di usia 42 tahun, ia terus membuktikan pengabdiannya kepada bangsa melalui kreativitas yang diakui dunia.

Recommended