Dirut PELNI Kenang Mudik Lebaran Masa Kecil yang Penuh Kehangatan

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, mengenang perjalanan mudik masa kecilnya ke Solo yang penuh kehangatan dan kebersamaan.

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Persero, Tri Andayani, berbagi cerita tentang kenangan Lebaran masa kecilnya. Momen mudik ke Solo bersama keluarga besar menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Tri Andayani bercerita, perjalanan mudik Jakarta-Solo pada masa itu memakan waktu hingga 12 jam karena belum ada jalan tol. Meski melelahkan, kemacetan dan kereta api yang penuh sesak justru menjadi bagian dari kenangan indah.

"Dulu perjalanan Jakarta-Solo bisa sampai 12 jam. Naik kereta juga penuh sesak, tapi tetap terasa nikmat karena tujuannya bertemu keluarga di kampung halaman," ujar Anda, dikutip dari 20detik, Jumat (13/3/2026).

Berkumpul bersama keluarga besar di rumah nenek menjadi hal yang paling dinantikan saat Lebaran. Ia dan sepupu-sepupunya sering begadang dan bercengkerama hingga larut malam.

Anda mengenang kebiasaan memindahkan kasur ke ruang keluarga agar bisa tidur bersama sepupu-sepupunya sambil bercerita.

"Terus ya bertemu sepupu-sepupu ya, walaupun kita tuh udah ada kamar nih, tetap aja narik-narik kasur dari masing-masing kamar itu sama sepupu-sepupu saya gitu ya," kata Anda.

"Terus di depan ya kita taruh kasur-kasur itu di depan ruang TV gitu kan ya, sehingga terus malamnya kita tidur rame-rame gitu. Cerita-cerita nggak tidur-tidur. Jam 1, jam 2 malam baru tidur gitu," sambungnya.

Selain kebersamaan dengan keluarga, tradisi sungkeman kepada orang tua dan kerabat juga menjadi momen yang selalu dinanti. Setelah sungkeman, anak-anak biasanya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).

"Waktu kecil kami antre untuk sungkeman ke eyang, orang tua, pakde, bude, om, dan tante. Karena saya cucu paling kecil, antreannya paling lama, tapi biasanya dapat THR lebih besar," ujar Anda.

Namun, sejak menjabat sebagai Direktur Utama PELNI selama empat tahun terakhir, Tri Andayani jarang bisa menikmati suasana Lebaran bersama keluarga. Ia harus memastikan operasional transportasi laut berjalan lancar selama musim mudik Lebaran.

Sebagai perusahaan pelayaran milik negara, PELNI memiliki peran penting dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat, terutama saat periode Lebaran ketika jutaan orang melakukan perjalanan mudik.

"Tapi ketika berada di tanggung jawab saya ketika menjadi Dirut PELNI, tidak ada waktu untuk berlebaran bersama keluarga ya. Jadi H-1 pun saya masih ada di pelabuhan," kata Anda.

"Kemudian waktu itu hari pertama, 2-3 tahun yang lalu lah ya, saya diminta untuk mendampingi Pak Menhub ya di penyeberangan Merak-Bakauheni," sambungnya.

Kisah ini merupakan bagian dari seri "Inspirasi Bulan Suci" yang diadakan detikcom untuk menyambut Ramadan. Melalui seri ini, tokoh-tokoh negeri berbagi ilmu dan nilai-nilai kebajikan yang relevan bagi pembangunan bangsa.

Recommended