Epic Games mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 1.000 karyawan. Penurunan angka pemain pada game Fortnite menjadi penyebab utama PHK ini, bukan karena dampak kecerdasan buatan (AI).
CEO Epic Games, Tim Sweeney, mengungkapkan bahwa penurunan ini menyebabkan pengeluaran perusahaan lebih besar dari pendapatan. "Penurunan keterlibatan pemain Fortnite yang dimulai pada 2025 berarti kami menghabiskan jauh lebih banyak daripada yang kami hasilkan, dan kami harus melakukan pemotongan besar-besaran untuk menjaga pendanaan perusahaan," kata Tim Sweeney, dilansir situs resminya, Kamis (26/3/2026).
Menurut Tim Sweeney, PHK ini memungkinkan penghematan biaya lebih dari USD 500 juta atau sekitar Rp 8,4 triliun. Penghematan ini berasal dari identifikasi ulang kontrak, pemasaran, dan penghapusan posisi yang kosong. Langkah ini bertujuan menstabilkan kondisi keuangan perusahaan.
Sweeney mengakui bahwa walaupun Fortnite sangat populer, perusahaan tetap menghadapi tantangan besar, dan pihaknya terus berupaya menghadirkan pengalaman bermain yang menarik setiap musim.
Beberapa tantangan yang dihadapi Epic Games juga dirasakan oleh industri secara luas. Diantaranya adalah pertumbuhan yang melambat, penurunan belanja konsumen, dan pengetatan biaya.
Penjualan konsol saat ini lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya, ditambah persaingan dengan bentuk hiburan lain juga semakin ketat.
Sweeney menegaskan bahwa PHK ini tidak terkait dengan AI. "Karena ini sudah menjadi isu, saya perlu mencatat bahwa PHK ini tidak terkait dengan AI. Sejauh hal itu meningkatkan produktivitas, kami ingin memiliki sebanyak mungkin pengembang hebat yang mengembangkan konten dan teknologi berkualitas tinggi," ujarnya.
Karyawan yang terkena PHK akan menerima paket pesangon, termasuk minimal empat bulan gaji pokok, ditambah tunjangan berdasarkan masa kerja.
Sweeney menambahkan, "Misalnya, di AS, mereka akan menerima cakupan yang dibayar selama enam bulan. Kami juga akan mempercepat vesting opsi saham mereka hingga Januari 2027 dan memperpanjang opsi pelaksanaan ekuitas hingga dua tahun."
Sebelum pengumuman PHK pada 24 Maret 2026, Epic Games berupaya menutupi peningkatan biaya operasional Fortnite dengan menaikkan harga V-Bucks, mata uang dalam game. Kenaikan ini berlaku sejak 19 Maret 2026.
Berikut adalah perubahan harga pada paket V-Bucks:
| Paket | Harga Lama | Harga Baru |
|---|---|---|
| 800 V-Bucks | USD 8,99 | USD 8,99 (sebelumnya 1.000) |
| 2.400 V-Bucks | USD 22,99 | USD 22,99 (sebelumnya 2.800) |
| 4.500 V-Bucks | USD 36,99 | USD 36,99 (sebelumnya 5.000) |
| 12.500 V-Bucks | USD 89,99 | USD 89,99 (sebelumnya 13.500) |