ESDM Targetkan Pensiunkan PLTD Usai Lebaran 2026

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menargetkan penggantian PLTD dengan energi terbarukan usai Lebaran 2026 untuk ketahanan energi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan rencana untuk mempensiunkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) setelah Hari Raya Lebaran 2026.

Kebijakan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai pemimpin Satuan Tugas (Satgas) Transisi Energi Baru Terbarukan.

Bahlil menjelaskan bahwa rapat koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan setelah pembentukan Satgas pada minggu sebelumnya.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah berencana mengganti PLTD dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan panas bumi.

"Mungkin pas hari raya ini sudah bisa action dan pertama yang kita akan selesaikan adalah diesel-diesel, PLTD yang dari solar, akan kita selesaikan semua dengan PLTS dan juga adalah geothermal. Itu mungkin yang perlu saya sampaikan," sebut Bahlil usai rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, transisi energi dari penggunaan solar menjadi prioritas, terlebih dengan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan dan harga minyak dunia.

"Karena dalam kondisi geopolitik perang ini tidak bisa kita memastikan bahwa energi kita ini akan seperti apa dalam konteks jangka panjang," beber Bahlil.

Program transisi energi ini, lanjut Bahlil, difokuskan untuk mengoptimalkan potensi energi terbarukan dalam negeri. Tujuannya adalah menjaga ketahanan energi Indonesia dari gejolak global.

"Karena itu kita mengoptimalkan seluruh potensi kita yang ada dalam negeri, energi-energi yang bisa kita konversi dari fosil untuk kita bisa lakukan seperti ini," terang Bahlil.

Recommended