F5 Perkuat Keamanan API dan AI dengan Platform ADSP

F5 memperkuat keamanan API dan AI melalui ADSP, AI Guardrails, dan AI Red Team untuk menghadapi ancaman siber di era hybrid multi-cloud.

F5, Inc. memperkuat keamanan API dan AI dengan menghadirkan platform terpadu Application Delivery and Security Platform (ADSP). Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan lonjakan ancaman siber di era hybrid multi-cloud.

F5 berevolusi dari penyedia load balancer menjadi perusahaan keamanan API dan AI. Transformasi ini dilakukan melalui strategi akuisisi dan ekspansi layanan.

Lonjakan penggunaan API dan AI meningkatkan kompleksitas dan risiko keamanan. Hal ini terutama terjadi di lingkungan hybrid multi-cloud.

ADSP, AI Guardrails, dan AI Red Team dihadirkan untuk memberikan perlindungan terpadu. Solusi ini memberikan proteksi terhadap ancaman berbasis intent dan kerentanan AI.

Senior Manager Solutions Engineering F5 Danang Wijanarko menjelaskan, API kini menjadi tulang punggung digitalisasi. Arsitektur microservices membuat komunikasi antar layanan bergantung pada API. Kompleksitas ini membuat pendekatan keamanan tradisional tidak lagi memadai.

F5 sebelumnya dikenal sebagai penyedia load balancer dan Application Delivery Controller (ADC). Seiring waktu, perusahaan memperluas kapabilitas ke ranah network firewall dan Web Application Firewall (WAF).

Melalui akuisisi sejak 2016, termasuk SHAPE, F5 memperkuat posisinya dalam API security dan API visibility. Transformasi ini dilakukan sebagai respons terhadap perubahan lanskap teknologi dan kebutuhan perlindungan aplikasi modern.

Perubahan arsitektur dari sistem monolitik ke microservices menjadikan API sebagai fondasi utama digitalisasi bisnis. Implementasi sistem seperti QRIS menjadi contoh API mendukung integrasi layanan secara luas.

Prioritas terhadap API meningkatkan perhatian seluruh pemangku kepentingan TI. Infrastruktur kini tersebar di private data center, public cloud, dan co-location dalam skema hybrid multi-cloud.

Kondisi tersebut memunculkan tantangan baru terkait efisiensi biaya, ketahanan sistem, keamanan, dan kepatuhan regulasi. Adopsi AI yang tinggi mempercepat proses bisnis, tetapi juga membuka celah risiko baru.

Sistem AI bergantung pada API dan konteks data, termasuk metode Retrieval Augmentation Generation (RAG), sehingga potensi eksploitasi semakin rumit. Ancaman seperti oversharing data, jailbreak attack, model distillation, hingga kebocoran informasi dinilai berkembang secara eksponensial.

Pendekatan keamanan tradisional seperti WAF dan firewall jaringan dianggap tidak lagi memadai. Hal ini karena serangan API berbentuk business logic attack, sedangkan serangan AI beroperasi pada tingkat intensi atau intent.

Di Indonesia, tingkat adopsi AI dinilai tinggi, tetapi kematangan keamanan siber masih tertinggal. Hal ini tercermin dari penurunan skor National Cybersecurity Index (NCSI), meningkatnya insiden siber, serta rendahnya kesadaran terhadap kerentanan API.

Kondisi tersebut berpotensi memicu pencurian data, kerugian finansial, dan kerusakan reputasi perusahaan. Untuk menjawab tantangan tersebut, F5 mengonsolidasikan layanannya dalam satu platform terpadu bernama Application Delivery and Security Platform (ADSP).

Platform ini mengintegrasikan fungsi delivery, security, deployment, dan XOps dalam satu dashboard, serta didukung rilis Distributed Cloud versi 7.0. Secara khusus, F5 menghadirkan dua solusi proteksi AI.

AI Guardrails dirancang membaca intensi serangan dan melindungi sistem AI saat runtime dengan pembaruan lebih dari 10.000 pola serangan setiap bulan. Solusi ini juga berfungsi mencegah pengungkapan data sensitif serta memastikan tata kelola AI berjalan sesuai prinsip responsible AI.

AI Red Team menyediakan layanan assessment berkelanjutan terhadap model AI publik maupun korporat. Pendekatan ini memperkuat sistem pelanggan melalui threat intelligence berbasis agen dengan ribuan simulasi petunjuk serangan baru setiap bulan.

F5 turut menawarkan arsitektur deployment fleksibel, mulai dari on-premise berlatensi rendah hingga model hybrid cloud. Solusi ini dirancang melindungi ekosistem digital secara komprehensif, mencakup API, data, serta perkembangan agentic AI di masa mendatang.

Recommended