BCA Tetapkan Delapan Tim Mahasiswa Finalis Genera Z Berbakti 2026

PT Bank Central Asia Tbk mengumumkan delapan tim mahasiswa dari berbagai universitas sebagai finalis program pengabdian masyarakat Genera-Z Berbakti 2026.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menetapkan delapan tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk melaju ke babak final program Genera-Z Berbakti 2026 pada Senin (4/5/2026). Para finalis terpilih akan memperebutkan kesempatan menjalankan program pengabdian masyarakat di empat lokasi Desa Bakti BCA.

Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, tim-tim tersebut menyisihkan lebih dari 260 proposal yang diajukan oleh mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri maupun swasta. Setiap tim mengusung gagasan inovatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, teknologi lingkungan, serta pengembangan ekonomi sirkular di wilayah perdesaan.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, memberikan apresiasi atas tingginya antusiasme generasi muda dalam menciptakan dampak nyata bagi lingkungan. Penyeleksian ketat dilakukan untuk memastikan proposal yang masuk memiliki skalabilitas dan manfaat jangka panjang bagi warga desa binaan.

"BCA mengucapkan selamat kepada delapan tim yang lolos ke babak final Genera-Z Berbakti 2026. Secara umum, seluruh proposal yang kami terima memuat beragam ide-ide inovatif serta menunjukkan besarnya semangat generasi muda untuk mengabdi dan menciptakan dampak nyata," kata Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Delapan finalis tersebut berasal dari institusi ternama seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Padjadjaran, BINUS University, Universitas Airlangga, UIN Sunan Gunung Djati, dan Universitas Cenderawasih. Mereka akan mempresentasikan ide program untuk diimplementasikan di Desa Wisata Kreatif Terong, Situs Gunung Padang, Patakbanteng, dan Kakaskasen Dua.

Pada babak final, presentasi mahasiswa akan dinilai oleh tiga panelis ahli, yakni Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, sosiopreneur Cinta Laura, dan wirausaha sosial Tri Mumpuni. Ketiga tokoh ini dipilih karena memiliki rekam jejak kuat dalam isu lingkungan, pemberdayaan perempuan, dan pengembangan kemandirian energi di pelosok daerah.

Setelah fase penjurian yang dijadwalkan pada 16-17 Mei 2026, para pemenang akan mengikuti sesi bootcamp sebelum diterjunkan langsung ke lapangan. Tahap implementasi program di desa tujuan direncanakan berlangsung mulai 8 Juli hingga 6 Agustus 2026, yang diakhiri dengan pemaparan laporan pertanggungjawaban akhir.

Recommended