FTUI Miliki Teknologi XPS Guna Perkuat Riset Material Baterai

Fakultas Teknik UI operasikan instrumen X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) untuk mendukung pengembangan baterai kendaraan listrik dan energi terbarukan.

Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) resmi mengoperasikan fasilitas X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) di Analytical Laboratory, Jakarta, pada Jumat, 24 April 2026. Kehadiran teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas riset material maju, khususnya dalam pengembangan baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Pengadaan instrumen canggih ini diperoleh melalui skema hibah Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT). Sebagaimana dilansir dari Medcom, dukungan penuh diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menempatkan FTUI sebagai salah satu penyedia fasilitas XPS di Indonesia.

Penambahan fasilitas ini menjadikan FTUI sebagai institusi ketiga di tanah air yang memiliki teknologi XPS, setelah Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Alat tersebut akan dikelola di bawah naungan Energy Transition Laboratory (ETL).

"Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kedalaman dan kualitas penelitian di bidang material dan energi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra industri dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global," ujar Kemas Ridwan Kurniawan, Dekan FTUI.

Secara teknis, XPS bekerja berdasarkan efek fotolistrik dengan memanfaatkan radiasi sinar-X untuk mengukur energi elektron yang terpancar dari sebuah material. Metode ini mampu mengidentifikasi karakteristik unik unsur, kondisi kimia, serta struktur elektronik pada permukaan material dengan tingkat presisi tinggi.

Kemampuan alat ini dalam mendeteksi komposisi hingga kedalaman beberapa nanometer sangat krusial bagi pengujian logam, semikonduktor, hingga polimer. Hasil analisis mendalam tersebut diproyeksikan dapat menghasilkan perangkat elektronik yang lebih efisien serta material ramah lingkungan untuk pengolahan limbah.

Kepala Laboratorium ETL, Hasbi Priadi, menegaskan bahwa keberadaan XPS akan menjadi solusi bagi kebutuhan industri dalam analisis kimia permukaan yang komprehensif. Langkah strategis ini diharapkan memperkuat posisi Universitas Indonesia dalam mendukung transformasi energi nasional dan inovasi material global.

Recommended