Meskipun memiliki arti yang sama, yaitu tindakan membatalkan puasa secara diam-diam, istilah godin dan mokel memiliki perbedaan. Godin berasal dari bahasa Sunda dan menekankan unsur kesengajaan.
Mokel telah menjadi istilah populer untuk menggambarkan tindakan membatalkan puasa secara sembunyi-sembunyi, bahkan telah tercatat secara resmi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Selain mokel, Badan Bahasa Kemendikbud juga mencatat kata 'godin' dengan makna serupa.
Menurut kbbi.kemendikdasmen.go.id, godin berarti makan atau minum dengan sengaja untuk membatalkan puasa, biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Istilah ini memiliki konotasi negatif dan tidak dianjurkan untuk ditiru.
Perbedaan Godin dan Mokel
Mokel adalah kata kerja dalam bahasa percakapan yang merujuk pada tindakan makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa, sering kali dilakukan secara diam-diam. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada asal bahasa dan penekanan makna.
Godin berasal dari bahasa Sunda dan lebih menekankan unsur kesengajaan dalam tindakan membatalkan puasa. Mokel lebih umum digunakan dan tidak secara spesifik menyebutkan asal bahasa daerahnya.
"Istilah ini memiliki makna negatif, ya #WargiDisdikJabar. Godin adalah perilaku sangat tercela karena makan dan minum sebelum waktu Magrib. Enggak boleh diikuti. Nah, selain godin yang memiliki konotasi negatif, ada juga beberapa istilah puasa dalam bahasa Sunda yang pastinya memiliki makna positif," tulis informasi di akun Instagram @disdikjabar dikutip Rabu, 4 Maret 2026.
Selain godin dan mokel, terdapat beberapa istilah lain seputar Ramadan yang kaya akan kearifan lokal, khususnya dalam bahasa Sunda.
Istilah-istilah Puasa dalam Bahasa Sunda
-
Munggahan
Munggahan adalah tradisi yang dilakukan sehari sebelum Ramadan atau pada akhir bulan Syaban. Biasanya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, makan bersama, saling bermaafan, dan berdoa sebagai persiapan menyambut bulan suci.
-
Ngabuburit
Ngabuburit berasal dari ungkapan Sunda “ngalantung ngadagoan burit”, yang berarti bersantai sambil menunggu waktu sore. Dalam konteks Ramadan, ini merujuk pada kebiasaan mengisi waktu menjelang azan Magrib dengan kegiatan ringan.
-
Ngadulag
Ngadulag adalah kegiatan menabuh beduk dengan ritme yang dinamis. Tradisi ini biasanya dilakukan untuk membangunkan orang sahur dan memeriahkan malam takbiran.
-
Cacap
Cacap berarti selesai atau tuntas. Dalam konteks puasa, cacap berarti berhasil menjalankan puasa secara sempurna dari fajar hingga Magrib tanpa batal. Anak-anak yang cacap satu bulan penuh biasanya mendapat hadiah dari orang tua.
Itulah perbedaan antara godin dan mokel, serta beberapa istilah Ramadan dalam bahasa Sunda. Semoga informasi ini bermanfaat!