Grafik Harga Emas Hari Ini Naik atau Turun? Antam Koreksi Lagi Kamis 23 April 2026

Kabar kurang menyenangkan bagi para pemegang emas batangan Antam. Harga emas Logam Mulia kembali tertekan pada hari ini, Kamis 23 April 2026, melanjutkan tren p

Kabar kurang menyenangkan bagi para pemegang emas batangan Antam. Harga emas Logam Mulia kembali tertekan pada hari ini, Kamis 23 April 2026, melanjutkan tren penurunan yang sudah berlangsung beberapa hari terakhir. Koreksi ini bukan sekadar angka kecil dua hari berturut-turut harga sudah terpangkas total lebih dari Rp 75.000 per gram.

Harga emas Antam hari ini turun Rp 25.000, melanjutkan penurunan kemarin yang juga melemah Rp 50.000. Artinya dalam dua sesi perdagangan, investor yang membeli emas di awal pekan ini sudah menanggung kerugian kurs yang cukup signifikan. Lantas, sampai kapan koreksi ini berlanjut? Dan apakah ini justru jadi momen yang tepat untuk masuk?

Pertanyaan itulah yang sedang ramai dibahas di kalangan investor ritel Indonesia. Untuk menjawabnya, mari kita bedah data dan konteks yang ada secara menyeluruh.

Harga Emas Antam Hari Ini, Kamis 23 April 2026

Harga emas Antam turun Rp 25.000 menjadi Rp 2.805.000 per gram pada 23 April 2026. Harga buyback ikut turun Rp 30.000 menjadi Rp 2.610.000 per gram.

Selisih antara harga beli dan harga buyback saat ini adalah Rp 195.000 per gram — angka yang cukup lebar dan perlu dipahami betul oleh calon investor sebelum memutuskan transaksi.

Daftar Harga Emas Antam Semua Pecahan — 23 April 2026

Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan, dikutip dari laman resmi Logam Mulia per Kamis pagi:

Berat (gram) Harga Jual Harga Buyback
0,5 gram Rp 1.452.500 —
1 gram Rp 2.805.000 Rp 2.610.000
2 gram Rp 5.550.000 —
3 gram Rp 8.300.000 —
5 gram Rp 13.800.000 —
10 gram Rp 27.545.000 —
25 gram Rp 68.737.000 —
50 gram Rp 137.395.000 —
100 gram Rp 274.712.000 —
250 gram Rp 686.515.000 —
500 gram Rp 1.372.820.000 —
1.000 gram Rp 2.745.600.000 —

Sumber: Logam Mulia / logammulia.com, diperbarui pukul 08.30 WIB

Konteks Pasar: Mengapa Harga Emas Antam Turun?

Penurunan harga emas Antam hari ini tidak terlepas dari dinamika pasar global yang masih bergejolak. Meski emas dunia sempat mencatat penguatan di sesi pagi, koreksi lokal tetap terjadi.

Harga emas spot tercatat naik 0,5% ke level USD 4.735,65 per ounce, setelah sempat melonjak hingga 1% pada awal sesi. Sehari sebelumnya, logam mulia ini mencatat penurunan harian terbesar sejak 26 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni ditutup menguat 0,7% di level USD 4.753,00 per ounce.

Penguatan harga emas global ini dipicu oleh sentimen bargain hunting investor memburu emas setelah harga sempat anjlok tajam pada sesi sebelumnya.

Sentimen Geopolitik Masih Jadi Faktor Utama

Analis senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, mengatakan bahwa penguatan ini mencerminkan aksi beli setelah penurunan tajam sebelumnya. "Persepsi adanya aksi bargain hunting setelah kerugian pada Selasa juga terlihat di pasar logam mulia seperti emas dan perak," ujarnya.

Di sisi lain, tensi geopolitik masih membayangi pasar. Iran dilaporkan menyita dua kapal di Selat Hormuz. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa blokade terhadap Iran akan tetap berlanjut, namun hingga kini belum ada tanda-tanda dimulainya kembali pembicaraan damai antara kedua negara.

Ketidakpastian geopolitik semacam ini biasanya mendorong permintaan emas sebagai aset safe haven. Namun pergerakan harga Antam tidak selalu sinkron persis dengan pasar spot global karena dipengaruhi juga oleh nilai tukar rupiah.

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 23 April 2026

Selain di gerai resmi Logam Mulia, investor juga bisa memantau harga emas melalui Pegadaian. Berikut perbandingannya:

Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp 19.000 dibanding kemarin, menjadi Rp 2.899.000 per gram. Harga emas UBS turun Rp 18.000 menjadi Rp 2.859.000 per gram, sedangkan Galeri24 turun Rp 18.000 menjadi Rp 2.813.000 per gram. Adapun harga buyback per gram emas Antam Rp 2.522.000, UBS Rp 2.636.000, dan Galeri24 Rp 2.638.000.

Produk Harga Jual/gram Harga Buyback/gram
Antam (Pegadaian) Rp 2.899.000 Rp 2.522.000
UBS Rp 2.859.000 Rp 2.636.000
Galeri24 Rp 2.813.000 Rp 2.638.000

Sumber: Galeri 24 Pegadaian, 23 April 2026

Perbedaan harga antara gerai Logam Mulia langsung dengan Pegadaian adalah hal yang lumrah. Selisih ini mencerminkan biaya distribusi dan margin masing-masing platform penjual.

Informasi Pajak Pembelian Emas Antam

Sebelum membeli emas, penting untuk memahami ketentuan pajak yang berlaku agar tidak kaget saat transaksi.

Sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Sementara untuk transaksi buyback dengan nominal di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% (NPWP) dan 3% (non-NPWP).

Mengacu pada PMK Nomor 112/PMK.03/2022, Nomor Induk Kependudukan (NIK) kini berfungsi sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi wajib pajak orang pribadi. Pastikan data NIK lengkap dan sesuai sebelum melakukan transaksi. 

Memahami Spread: Selisih Harga Beli dan Buyback

Salah satu hal paling krusial yang sering diabaikan investor pemula adalah memahami konsep spread atau selisih harga. Antam menetapkan dua harga yang berbeda:

  • Harga jual → harga yang Anda bayar saat membeli emas dari gerai Logam Mulia
  • Harga buyback → harga yang Anda terima saat menjual emas kembali ke Logam Mulia

Hari ini, selisihnya mencapai Rp 195.000 per gram. Artinya, jika Anda membeli emas pagi ini lalu terpaksa menjualnya di siang hari yang sama, Anda otomatis rugi Rp 195.000 per gram — belum termasuk pajak.

Karena spread yang lebar ini, emas batangan Antam lebih cocok dijadikan instrumen investasi jangka panjang, bukan untuk trading jangka pendek.

Simulasi Untung/Rugi Berdasarkan Waktu Pembelian

Berikut kalkulasi potensi untung atau rugi berdasarkan harga beli di waktu-waktu tertentu, dibandingkan dengan harga buyback hari ini (Rp 2.610.000 per gram):

Tanggal Beli Harga Beli/gram Potensi Hasil Ket.
16 April 2026 Rp 2.888.000 -9,63% Rugi
23 Maret 2026 Rp 2.843.000 -8,20% Rugi
23 Januari 2026 Rp 2.880.000 -9,38% Rugi
23 Oktober 2025 Rp 2.321.000 +12,45% Untung
23 Juli 2025 Rp 1.970.000 +32,49% Untung
23 April 2025 Rp 1.991.000 +31,09% Untung
23 Januari 2025 Rp 1.607.000 +62,41% Untung
23 Oktober 2024 Rp 1.521.000 +71,60% Untung
23 Juli 2024 Rp 1.404.000 +85,90% Untung

Tabel di atas sangat berbicara. Investor yang membeli emas dalam 3 bulan terakhir hampir semuanya masih dalam posisi merugi jika dihitung berdasarkan harga buyback hari ini. Sebaliknya, mereka yang masuk 1–2 tahun lalu menikmati keuntungan yang sangat signifikan — bahkan bisa tembus 85% lebih.

Apa Pelajaran dari Data Ini?

Poin utamanya sederhana: emas batangan bukan instrumen untuk cepat kaya dalam hitungan bulan. Ia adalah alat pelindung nilai (hedging) jangka panjang yang terbukti bekerja bila dipegang cukup lama.

Harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Liputan6 Mereka yang membeli jauh sebelum rekor itu tentu sudah menikmati return yang luar biasa.

Apakah Sekarang Waktu yang Tepat untuk Beli Emas?

Penurunan harga emas Antam beberapa hari terakhir memang memberi peluang akumulasi di harga yang lebih rendah dibanding posisi tertingginya. Namun, sebelum memutuskan membeli, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:

  1. Pastikan tujuan investasi jangka panjang — minimal 1 tahun, idealnya 3–5 tahun ke atas
  2. Hitung spread sebelum bertransaksi — pastikan potensi keuntungan jauh melampaui selisih harga jual dan buyback
  3. Siapkan NPWP atau NIK — untuk mendapatkan potongan pajak yang lebih ringan
  4. Pantau kondisi global — ketegangan geopolitik, kebijakan The Fed, dan nilai tukar rupiah sangat mempengaruhi harga emas lokal

Investasi emas yang cermat bukan soal siapa yang beli paling banyak, tapi siapa yang beli di waktu yang tepat dan dengan strategi yang matang.

Recommended