HP Rilis TPM Guard dan Perbarui Wolf Security untuk Keamanan Siber Hibrida

HP memperkenalkan TPM Guard, solusi hardware pertama di industri yang menutup celah serangan fisik pada TPM, serta pembaruan HP Wolf Security.

HP telah meluncurkan teknologi inovatif bernama TPM Guard dalam ajang HP Imagine 2026. Solusi keamanan berbasis perangkat keras ini dirancang untuk mengatasi kerentanan serangan fisik pada jalur komunikasi Trusted Platform Module (TPM). Celah ini, menurut HP seperti dilansir dari Medcom, seringkali dimanfaatkan peretas untuk melewati proteksi BitLocker dan mencuri informasi sensitif dari perangkat PC.

Dengan menciptakan jalur terenkripsi khusus antara CPU dan TPM, HP Guard secara efektif menghalau upaya penyadapan dan manipulasi data. Pendekatan ini juga dirancang agar tidak menambah beban kerja yang signifikan bagi tim IT. HP juga berupaya agar teknologi ini dapat diadopsi secara luas melalui kerja sama dengan badan standar internasional.

Selain memperkenalkan TPM Guard, HP turut mengumumkan serangkaian pembaruan penting pada portofolio HP Wolf Security. Pembaruan ini mencakup integrasi Wolf Controller dengan Windows Experience Platform, serta hadirnya kartu seluler Wolf Connect generasi terbaru yang menawarkan akurasi dan efisiensi lebih tinggi. Dukungan untuk fitur Sure Recover juga diperluas dengan biaya yang lebih terjangkau.

Perusahaan juga menyediakan sistem pengumpulan log keamanan terpusat melalui Wolf Controller. Solusi ini memungkinkan perusahaan untuk memantau potensi ancaman siber secara lebih komprehensif dan terpadu.

Proteksi Printer dengan Kriptografi Kuantum

HP juga memperluas jangkauan perlindungan ke perangkat pencetak dengan mengimplementasikan kriptografi tahan kuantum pada lini printer terbarunya. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap ancaman dari pengembangan komputer kuantum yang berpotensi mematahkan algoritma enkripsi konvensional di masa mendatang.

Seri LaserJet Pro 4000/4100 menjadi printer SMB pertama yang dilengkapi dengan perlindungan kuantum. Sementara itu, lini LaserJet Enterprise 5000/6000 tampil sebagai printer enterprise pertama yang tidak hanya memiliki proteksi kuantum, tetapi juga fitur deteksi ancaman zero-day dan Automated Guided Redaction untuk penghapusan data sensitif sesuai dengan kebutuhan regulasi.

HP menegaskan bahwa dalam ekosistem kerja hibrida, baik PC maupun printer kini memegang peranan krusial sebagai penyimpan data penting dan seringkali menjadi sasaran utama serangan siber. Dengan inovasi-inovasi yang diluncurkan, HP berkomitmen untuk mempersiapkan para pelanggannya dalam menghadapi lanskap ancaman masa depan dan memperkuat keamanan endpoint secara menyeluruh.

Recommended