Huawei terus memperluas jangkauan teknologi konektivitas satelitnya ke lebih banyak jenis perangkat. Perusahaan asal Tiongkok tersebut berencana membawa fitur komunikasi canggih ini ke smartphone dengan harga yang lebih mudah dijangkau, serta perangkat wearable seperti smartwatch.
Strategi ini merupakan bagian dari upaya Huawei untuk memastikan teknologi satelit tidak hanya eksklusif bagi perangkat premium. Sebaliknya, perluasan akses komunikasi di area tanpa jaringan seluler menjadi fokus utama, sehingga lebih banyak pengguna dapat merasakan manfaatnya.
Dikutip dari Medcom, Chairman Huawei menegaskan komitmen perusahaan untuk menghadirkan fitur satelit secara bertahap ke perangkat berharga lebih rendah. Tujuannya adalah untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas di berbagai wilayah.
Konektivitas satelit memungkinkan perangkat untuk tetap terhubung bahkan di lokasi terpencil atau dalam kondisi darurat tanpa cakupan jaringan seluler. Huawei telah menjadi pionir dalam industri ini, terutama dengan integrasi fitur satelit pada seri Mate sebelumnya.
Selain smartphone, Huawei juga tengah mengembangkan kemampuan satelit untuk perangkat wearable. Smartwatch dengan dukungan satelit diharapkan dapat memberikan nilai tambah signifikan, terutama untuk kebutuhan keselamatan, navigasi, dan komunikasi darurat ketika jaringan konvensional tidak tersedia.
Ekspansi teknologi ini didorong oleh kematangan inovasi dan efisiensi biaya implementasi yang memungkinkan integrasi ke perangkat non-premium. Huawei memandang konektivitas satelit sebagai fitur standar masa depan di industri perangkat seluler.
Saat ini, Huawei telah memiliki puluhan perangkat yang mendukung komunikasi satelit, dan terus berupaya memperluas cakupan global. Namun, perluasan ke berbagai negara masih bergantung pada regulasi dan kesiapan infrastruktur lokal. Langkah ini memperkuat posisi Huawei dalam inovasi komunikasi dan menyediakan solusi konektivitas inklusif.