Huawei mengumumkan keberhasilannya melampaui target yang ditetapkan dalam koalisi digital International Telecommunication Union (ITU) Partner2Connect (P2C). Perusahaan ini berhasil menyediakan konektivitas digital kepada 170 juta orang di wilayah terpencil yang tersebar di lebih dari 80 negara.
Pencapaian ini diumumkan oleh CEO Huawei ICT Business Group (ICT BG), Yang Chaobin, pada ajang TECH Cares Forum di Barcelona. Target awal Huawei pada tahun 2022 adalah menghubungkan 120 juta orang di wilayah terpencil pada tahun 2025.
Yang Chaobin menyampaikan apresiasi kepada pelanggan dan mitra telekomunikasi Huawei atas kolaborasi yang telah terjalin. Ia juga menekankan bahwa kesenjangan digital masih terus terjadi di tengah perkembangan pesat Kecerdasan Buatan (AI). "Jaringan digital berkecepatan tinggi dan kapabilitas komputasi yang andal merupakan fondasi penting bagi era AI yang inklusif dan berkelanjutan," kata Yang Chaobin.
Cosmas Zavazava, Direktur Biro Pengembangan Telekomunikasi ITU, mengapresiasi komitmen Huawei. Ia menyoroti pentingnya model bisnis inovatif, pendekatan inklusif, dan investasi berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas lokal untuk menjembatani kesenjangan digital di wilayah pedesaan.
Jeff Wang, President of Huawei Public Affairs and Communications, menambahkan bahwa inklusi digital bertumpu pada dua pilar utama, yaitu konektivitas yang inklusif dan pemberdayaan keterampilan digital.
Untuk menjembatani kesenjangan keterampilan, Huawei menjalankan program Skills on Wheels. Sejak 2019, program ini telah memberikan pelatihan digital berbasis mobilitas kepada lebih dari 130.000 orang di 21 negara.
Di sisi inovasi jaringan, Huawei terus meningkatkan solusi Rural Series sejak 2017. Sebagai contoh, solusi Huawei RuralCow yang diluncurkan pada November 2025, telah memperluas cakupan jaringan ke desa-desa berpenduduk sekitar 1.500 orang, yang didukung oleh MTN Nigeria.
Para peserta forum sepakat bahwa percepatan inklusi digital di era AI menuntut kolaborasi erat antara pemerintah, operator, organisasi internasional, dan sektor swasta.
Huawei menyatakan komitmennya untuk terus mendorong inovasi teknologi jaringan pedesaan, memperkuat kolaborasi terbuka, dan mempercepat pemberdayaan keterampilan digital, demi mewujudkan dunia digital yang lebih setara dan berkelanjutan.