Huawei merilis jajaran perangkat smartband terbaru yang mendukung sinkronisasi otomatis ke platform Strava pada Jumat, 24 April 2026. Perangkat yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp1 juta ini memungkinkan pengguna memindahkan data olahraga secara langsung melalui aplikasi Huawei Health.
Dilansir dari Medcom, sinkronisasi ini dapat dilakukan setelah pengguna memberikan otorisasi pada menu manajemen privasi di aplikasi pendukung. Seluruh aktivitas seperti lari dan bersepeda yang terekam di perangkat akan otomatis terkirim ke akun Strava pengguna.
Varian tertinggi dalam lini ini, Huawei Band 11 Pro, dibanderol dengan kisaran harga Rp800 ribu hingga Rp900 ribu. Perangkat tersebut dilengkapi dengan layar AMOLED serta fitur GPS terintegrasi untuk perekaman rute tanpa memerlukan koneksi ponsel pintar.
Model menengah ditempati oleh Huawei Band 11 yang dijual pada kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Seri ini mengunggulkan akurasi sensor detak jantung dan pemantauan kadar oksigen dalam darah (SpO2) dengan daya tahan baterai mencapai 14 hari.
Untuk segmen yang lebih ekonomis, tersedia Huawei Band 10 dengan harga Rp400 ribu hingga Rp500 ribu yang menggunakan material sasis paduan aluminium. Sementara itu, Huawei Band 9 menjadi opsi paling terjangkau yang dipasarkan pada rentang harga Rp300 ribu hingga Rp400 ribu.
Proses penghubungan perangkat dilakukan dengan membuka aplikasi Huawei Health, masuk ke menu profil, lalu memilih opsi Data Sharing and Authorization. Pengguna kemudian cukup memilih ikon Strava dan melakukan login untuk mengaktifkan fitur berbagi data otomatis.