Huawei resmi memperkenalkan perangkat terbarunya, HUAWEI WATCH GT Runner 2, di Indonesia. Peluncuran ini menargetkan para penggemar lari dan maraton yang kini menjadikan aktivitas ini sebagai bagian gaya hidup serius berbasis data. Smartwatch ini dirancang untuk mendukung peningkatan performa pelari secara presisi dan terukur.
Pengembangan HUAWEI WATCH GT Runner 2 tidak dilakukan sendiri oleh Huawei. Dikutip dari Detik iNET, Huawei berkolaborasi dengan Eliud Kipchoge, legenda maraton dunia, serta tim DSM-Firmenich. Kolaborasi ini bertujuan memastikan setiap fitur yang disematkan benar-benar relevan dan bermanfaat bagi kebutuhan para pelari.
HUAWEI WATCH GT Runner 2 dilengkapi dengan berbagai fitur canggih. Salah satunya adalah algoritma deteksi ambang laktat non-intrusif dan metrik kekuatan lari. Teknologi ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambaran ambang laktat tanpa prosedur rumit, serta memahami intensitas latihan dan kekuatan otot mereka lebih jelas. Analisis otomatis ini mempermudah penyesuaian program latihan dan penyusunan strategi perlombaan.
Salah satu tantangan bagi pelari di kota besar adalah akurasi sinyal GPS yang sering terganggu oleh gedung-gedung tinggi. HUAWEI WATCH GT Runner 2 mengatasi masalah ini dengan teknologi 3D Floating Antenna Architecture. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan performa sinyal hingga 50%, memastikan data lari seperti jarak tempuh, ritme, dan pace tetap konsisten.
Selain itu, dukungan XDR Algorithm juga menjamin data tetap akurat, bahkan di area dengan sinyal rendah. Dengan demikian, pelari tidak perlu khawatir rute, jarak, dan pace tercatat tidak presisi akibat deviasi sinyal, sehingga fokus bisa tetap pada pencapaian target personal terbaik.
Intelligent Marathon Mode: Panduan Lari Profesional
HUAWEI WATCH GT Runner 2 memperkenalkan fitur Intelligent Marathon Mode, sebuah sistem performa maraton yang dirancang komprehensif. Fitur ini didasarkan pada pengalaman dan wawasan dari Eliud Kipchoge, memberikan panduan terarah bagi pelari di semua tingkatan, dari kasual hingga profesional.
Sistem ini memberikan dukungan berkelanjutan melalui tiga siklus maraton, yaitu Pre-Race, Race Day, dan Post-Race. Pada fase Pre-Race, tersedia program latihan cerdas yang dipersonalisasi sesuai kondisi fisik pengguna. Saat Race Day, jam tangan ini berfungsi sebagai asisten balap yang memberikan strategi pace real-time dan Intelligent Refuel Strategy untuk mengingatkan waktu pengisian energi. Setelah Race, pengguna dapat menganalisis data pemulihan dan kebugaran mendalam untuk memastikan tubuh kembali optimal.
Desain Ringan, Kuat, dan Nyaman
Kenyamanan adalah aspek penting dalam lari jarak jauh. HUAWEI WATCH GT Runner 2 dirancang dengan material titanium alloy yang ringan namun kokoh, dengan bobot sekitar 43,5 gram. Layar AMOLED 1,32 inci dilindungi Kunlun Glass yang diklaim 20 kali lebih kuat dari generasi sebelumnya, serta memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, seperti dilansir CNN Indonesia.
Jam tangan ini juga dilengkapi Air Dry Woven Strap untuk menjaga kenyamanan kulit saat berkeringat, serta desain gradasi yang modern. Huawei turut menyertakan strap Fluoroelastomer cadangan, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyesuaikan tampilan dan kebutuhan, baik untuk olahraga maupun aktivitas sehari-hari.
Akurasi Detak Jantung Setara Standar Medis
Keamanan dan pemantauan kesehatan menjadi prioritas. Dengan Huawei TruSense System terbaru yang diperkuat unit NPU, smartwatch ini menawarkan akurasi detak jantung hingga 98%, diklaim setara dengan perangkat medis seperti chest strap Polar H10. Pelari dapat memantau ECG, HRV, dan kualitas tidur secara komprehensif untuk memastikan kesehatan jantung tetap terjaga.
Daya Tahan Baterai Ultra Panjang
HUAWEI WATCH GT Runner 2 dibekali high silicon battery dan algoritma efisiensi tinggi, memungkinkan penggunaan GPS aktif selama 32 jam nonstop. Untuk pemakaian harian normal, daya tahan baterainya mencapai 14 hari, memberikan kebebasan bagi pengguna tanpa perlu sering mengisi daya.
Harga dan Ketersediaan
HUAWEI WATCH GT Runner 2 dibanderol dengan harga Rp 5.499.000. Perangkat ini akan tersedia mulai 15 April 2026. Selama periode peluncuran, pembeli berkesempatan mendapatkan hadiah gratis senilai hingga Rp 1,5 juta. Pembelian dapat dilakukan secara online melalui HUAWEI Official Store di platform e-commerce terkemuka seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, TikTok, dan Blibli, serta offline di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Blibli, dan mitra ritel resmi lainnya di seluruh Indonesia.