IHSG Melemah ke Level 6.890 pada Penutupan Sesi I Senin

Indeks Harga Saham Gabungan ditutup merosot 1,14 persen ke level 6.890,27 pada perdagangan sesi I hari Senin (11/5) akibat koreksi saham perbankan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot sebesar 1,14 persen ke level 6.890,27 pada penutupan perdagangan sesi I hari Senin (11/5). Penurunan ini dipicu oleh koreksi mayoritas saham yang bergerak di zona merah sepanjang jam perdagangan pagi.

Data perdagangan RTI Business menunjukkan indeks sempat anjlok lebih dalam hingga menyentuh level 6.846,63 pada awal pembukaan. Sebanyak 439 saham tercatat melemah, sementara 236 saham menguat dan 138 saham lainnya stagnan, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Aktivitas pasar hingga tengah hari mencatatkan volume transaksi mencapai 24,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,44 triliun. Frekuensi perdagangan di Bursa Efek Indonesia terpantau cukup tinggi dengan total 1.698.759 kali transaksi.

Sektor perbankan menjadi penekan utama indeks dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat koreksi terdalam. Harga saham bank pelat merah tersebut anjlok 7,99 persen menuju level Rp 4.260 per lembar saham pada akhir sesi pertama.

Pelemahan juga diikuti oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang turun 1,53 persen ke harga Rp 3.210. Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) terkoreksi 1,30 persen menjadi Rp 3.810 per saham.

Raksasa perbankan swasta, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), turut mengalami penurunan meskipun lebih terbatas. Saham BBCA tercatat melemah 0,81 persen dan parkir di level harga Rp 6.125 per saham pada penutupan sesi tersebut.

Recommended