IHSG Tancap Gas ke Level 8.351: Cek Daftar 5 Saham Top Gainers yang Terbang 20 Persen

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi pertama Kamis (19/2/2026) menunjukkan performa yang cukup impresif. Indeks terpantau bergerak konsisten di zona hijau, didorong oleh akumulasi beli yang masif di tengah optimisme pasar regional. Momentum ini menjadi angin segar bagi para investor, terutama dengan munculnya sejumlah saham lapis kedua dan ketiga yang memberikan imbal hasil signifikan dalam waktu singkat.

Fenomena menarik terlihat pada deretan saham top gainers pagi ini, di mana lima emiten berhasil mencatatkan kenaikan harga di atas 20 persen. Tidak hanya sekadar menguat, dua di antaranya bahkan menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA), sebuah sinyal kuat adanya tekanan beli yang tidak terbendung. Pergerakan liar ini terjadi di saat volume transaksi bursa mulai memanas sejak awal pembukaan pasar.

Secara teknikal, penguatan IHSG hari ini mencerminkan kepercayaan diri pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi domestik. Meskipun beberapa bursa utama di Asia masih tutup memperingati libur Tahun Baru Imlek, pasar modal Indonesia tetap menunjukkan taringnya. Investor tampaknya mulai melakukan rotasi sektor, beralih dari saham-saham blue chip yang cenderung stabil menuju saham-saham dengan volatilitas tinggi yang menawarkan potensi keuntungan kilat.

Analisis Pergerakan IHSG dan Kondisi Pasar Terkini

Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (IDX), IHSG tercatat menguat sebesar 41,26 poin atau setara 0,5% ke level 8.351,4. Sepanjang satu jam pertama perdagangan, indeks bergerak cukup atraktif dalam rentang 8.321 hingga 8.376. Aktivitas pasar terlihat sangat bergairah dengan volume perdagangan mencapai 17,27 miliar lembar saham.

Nilai transaksi yang dibukukan hingga tengah hari telah menembus angka Rp 7,68 triliun, dengan intensitas frekuensi perdagangan mencapai lebih dari 1,09 juta kali transaksi. Dari sisi sebaran emiten, sebanyak 351 saham berhasil menguat, sementara 259 saham terkoreksi, dan 193 saham lainnya bergerak stagnan. Dominasi saham hijau ini mempertegas bahwa sentimen bullish sedang menguasai lantai bursa.

Indeks LQ45 yang merepresentasikan saham-saham berkapitalisasi besar dan likuiditas tinggi juga turut terangkat, naik sebesar 0,53%. Hal ini menunjukkan bahwa motor penggerak indeks tidak hanya berasal dari saham spekulatif, tetapi juga didukung oleh fundamental saham-saham unggulan.

Daftar Saham yang Melambung: SOTS dan RMKO Pimpin Kenaikan ARA

Panggung utama perdagangan hari ini jatuh kepada PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO). Kedua emiten ini menjadi primadona setelah berhasil mengunci posisi ARA, yang merupakan batas maksimal kenaikan harga saham dalam satu hari perdagangan di bursa kita.

Emiten yang Menyentuh Batas ARA

  1. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS): Saham ini terbang 25% dan mendarat di level harga Rp 2.350. Kenaikan tajam ini seringkali dikaitkan dengan aksi korporasi atau ekspektasi kinerja kuartalan yang melampaui estimasi pasar.

  2. PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO): Menyusul di posisi kedua, RMKO melejit 24,69% menuju level Rp 1.010. Sektor infrastruktur dan jasa penunjang pertambangan tampaknya kembali mendapat sorotan positif dari para trader.

Saham Top Gainers dengan Kenaikan di Atas 20%

Selain dua jawara ARA di atas, terdapat tiga saham lainnya yang mencatatkan performa luar biasa:

  • PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI): Melesat signifikan sebesar 33,75% ke level Rp 214.

  • PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART): Menguat 32,22% ke posisi Rp 238.

  • PT Indospring Tbk (INDS): Naik 20,65% menjadi Rp 3.330 per lembar saham.

Perbandingan Kinerja Pasar Regional Asia

Meskipun sebagian besar bursa di kawasan Asia Pasifik masih menghentikan aktivitas perdagangannya karena perayaan Imlek, beberapa indeks yang tetap beroperasi terpantau bergerak selaras dengan IHSG. Penguatan ini mengindikasikan bahwa sentimen global secara umum berada dalam kondisi kondusif.

  • Nikkei (Jepang): Tercatat mengalami apresiasi sebesar 0,8%.

  • Straits Times (Singapura): Menunjukkan performa lebih kuat dengan lonjakan sebesar 1%.

Kondisi pasar regional yang menghijau memberikan tambahan tenaga bagi investor domestik untuk tetap melakukan aksi beli, meminimalisir kekhawatiran akan adanya tekanan jual dari luar negeri.

Sisi Lain Bursa: Saham yang Terjerembap di Zona ARB

Di tengah euforia kenaikan indeks, pasar modal selalu memiliki dua sisi mata uang. Beberapa saham justru harus menelan pil pahit dengan jatuh ke batas Auto Rejection Bawah (ARB). Penurunan tajam ini biasanya dipicu oleh aksi ambil untung (profit taking) atau perubahan sentimen investor secara mendadak terhadap emiten tertentu.

Dua saham yang mencatatkan penurunan terdalam hari ini adalah:

  1. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK): Ambles 14,85% ke level Rp 3.210.

  2. PT Hillcon Tbk (HILL): Anjlok 14,71% ke posisi Rp 58 per lembar saham.

Dengan IHSG yang kini berada di level psikologis baru, pelaku pasar disarankan untuk mencermati volume perdagangan harian guna memastikan apakah penguatan ini bersifat berkelanjutan (sustainable) atau hanya pantulan teknikal sesaat.

(Dikutip dari investor.id 19/2/26)

Recommended