IHSG Terkoreksi Akibat Konflik Timur Tengah 04 Maret 2026

IHSG melemah 4,43% ke level 7.588,38 pada 4 Maret 2026 akibat meningkatnya eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan sejak awal perdagangan pada hari Rabu, 4 Maret 2026. Bahkan, pada sesi I perdagangan, IHSG terkoreksi lebih dari 4%.

Menurut Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy, penurunan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama setelah Iran menutup pelayaran di Selat Hormuz.

"Hal ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat," kata Irvan, Rabu (4/3/2026).

Irvan menambahkan bahwa pelemahan IHSG sejalan dengan tren penurunan yang terjadi pada indeks saham regional lainnya. Indeks saham Korea Selatan (Korsel), contohnya, sempat mengalami trading halt karena penurunannya melebihi 8%.

"Pergerakan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks regional lain yang juga turun tajam, seperti Kospi, SET, Kosdaq, Nikkei, Taiwan TAEIX, ASX. Korea Selatan sempat mengalami trading halt setelah turun lebih dari 8%," imbuhnya.

Sebagai informasi tambahan, pada pukul 10.27 WIB, IHSG tercatat melemah sebesar 4,43% dan berada pada level 7.588,38.

Recommended