Ketergantungan Impor LPG Indonesia Meningkat Jadi 83,97% di Awal 2026

Kementerian ESDM melaporkan porsi impor LPG Indonesia mencapai 83,97% hingga Februari 2026, naik dari 80,58% pada 2025, akibat peningkatan konsumsi domestik.

Ketergantungan Indonesia terhadap impor Liquid Petroleum Gas (LPG) semakin tinggi. Hingga Februari 2026, porsi impor LPG tercatat mencapai 83,97% dari total kebutuhan nasional, meningkat dari angka 80,58% sepanjang tahun 2025.

Peningkatan ini diungkapkan oleh Sekretaris Ditjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam, dalam rapat bersama Komisi XII DPR pada Rabu (8/4/2026). Dilansir dari Detik Finance, Rizwi menjelaskan bahwa tingginya angka impor disebabkan oleh terus bertambahnya kebutuhan LPG di dalam negeri.

Konsumsi LPG di Indonesia pada tahun 2025 mencapai sekitar 25.000 metrik ton per hari. Angka ini kemudian mengalami kenaikan menjadi 26.000 metrik ton per hari pada awal tahun 2026.

Produksi LPG domestik yang belum mampu memenuhi kebutuhan nasional menjadi penyebab utama dominasi impor dalam pasokan energi. Rizwi menekankan bahwa grafik menunjukkan produksi dalam negeri masih jauh di bawah konsumsi, sehingga impor tetap menjadi tulang punggung pasokan nasional.

Berdasarkan pemaparan Kementerian ESDM, sumber utama impor LPG Indonesia hingga April 2026 adalah Amerika Serikat. Negara-negara lain yang turut menyumbang pasokan meliputi Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Australia, Kuwait, dan Tiongkok.

Menyikapi kendala geopolitik seperti situasi di Selat Hormuz saat ini, Kementerian ESDM berencana untuk mengalihkan sumber impor LPG. Fokus pengalihan akan diarahkan dari negara-negara Timur Tengah ke negara-negara lain yang dianggap lebih aman dan stabil.

Rizwi menguraikan bahwa kondisi di Selat Hormuz mendorong kementerian untuk mencari alternatif pasokan. Oleh karena itu, negara-negara di luar kawasan Timur Tengah akan menjadi pilihan utama untuk upaya importasi LPG pada tahun 2026 demi menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Recommended