India Borong Daftar 50 Kota Terpanas Dunia pada April 2026

Seluruh 50 kota dengan suhu tertinggi di dunia pada akhir April 2026 berada di India, dengan suhu puncak rata-rata mencapai 44,7 derajat Celsius.

Seluruh daftar 50 kota dengan suhu tertinggi di dunia secara mengejutkan dikuasai oleh India pada Senin, 27 April 2026. Fenomena ekstrem ini tercatat berdasarkan data platform pemantauan kualitas udara AQI yang menunjukkan suhu puncak rata-rata di wilayah tersebut mencapai 44,7 derajat Celsius.

Dilansir dari Detik iNET, Kota Banda di negara bagian Uttar Pradesh menempati urutan teratas sebagai wilayah paling panas di planet ini pada hari tersebut. Suhu di wilayah beriklim subtropis itu melonjak hingga 46,2 derajat Celsius pada siang hari, sementara suhu terendahnya saat dini hari tertahan di angka 34,7 derajat Celsius.

Penyusunan peringkat oleh AQI dilakukan melalui pemantauan suhu selama 24 jam penuh. Data tersebut mencakup titik suhu tertinggi pada siang hari, titik terendah pada malam hari, serta variabel lain seperti kecepatan angin, tingkat kelembapan, dan curah hujan.

"Gelombang panas ekstrem India paruh kedua bulan lalu termasuk di antara yang paling parah, jika bukan yang terparah untuk bulan April," kata Maximiliano Herrera, seorang ahli iklim dan sejarawan cuaca. Ia menambahkan bahwa ratusan rekor suhu panas untuk bulan April telah terlampaui.

Kondisi ini memperparah krisis energi di India yang sedang menghadapi dampak konflik Iran yang memutus pasokan minyak nasional. Kelangkaan bahan bakar ini terjadi bersamaan dengan lonjakan drastis permintaan energi untuk kebutuhan alat pendingin ruangan di berbagai wilayah terdampak.

Para ahli memperingatkan bahwa intensitas panas yang terus meningkat akibat krisis iklim ini mengancam ketahanan pangan dan sistem kesehatan. Jika tren ini berlanjut, suhu ekstrem di India diprediksi berpotensi melampaui batas kemampuan bertahan hidup manusia sehat pada tahun 2050.

Departemen Meteorologi India kini mengeluarkan peringatan mengenai potensi musim panas yang jauh lebih menyengat di masa mendatang. Kehadiran fenomena El Nino juga diprediksi akan menekan curah hujan di bawah rata-rata, yang mengancam ketersediaan air pada waduk dan sektor pertanian nasional.

Recommended