Indofood Catatkan Kinerja Solid di 2025 dengan Penjualan Rp123,49 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) berhasil membukukan penjualan neto konsolidasi Rp123,49 triliun pada 2025, naik 7% dari tahun sebelumnya.

Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) menunjukkan performa yang kuat sepanjang tahun 2025. Perusahaan berhasil mencatatkan peningkatan baik pada penjualan maupun laba, yang menegaskan ketangguhan model bisnisnya di sektor industri makanan, seperti dilansir dari Medcom.

Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2025, Indofood membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp123,49 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan dengan Rp115,79 triliun pada tahun sebelumnya.

Tak hanya dari sisi pendapatan, Indofood juga menunjukkan pertumbuhan profitabilitas yang signifikan. Laba usaha perusahaan naik 6 persen, mencapai Rp24,57 triliun dari Rp23,09 triliun, dengan marjin laba usaha yang stabil di level 19,9 persen.

Selain itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 24 persen. Nilainya meningkat menjadi Rp10,68 triliun dari Rp8,64 triliun pada periode sebelumnya.

Core profit, yang merefleksikan kinerja operasional inti perusahaan, juga tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 1 persen. Nilai tersebut naik dari Rp11,34 triliun menjadi Rp11,39 triliun.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengungkapkan bahwa perusahaan tetap berada pada posisi yang baik meskipun menghadapi tantangan makroekonomi. "Indofood membukukan pertumbuhan penjualan dan profitabilitas didukung oleh model bisnis yang terintegrasi secara vertikal," ujar Anthoni Salim dalam keterangan tertulis pada Selasa, 31 Maret 2026.

Lebih lanjut, Anthoni menambahkan bahwa pihaknya akan terus memfokuskan diri pada pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan juga akan terus menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan neraca keuangan yang sehat.

Kinerja PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Sementara itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga menunjukkan kinerja yang kokoh sepanjang tahun 2025. ICBP membukukan penjualan neto konsolidasi sebesar Rp74,85 triliun, meningkat 3 persen dibandingkan dengan Rp72,6 triliun pada tahun sebelumnya.

Laba usaha ICBP meningkat 2 persen, mencapai Rp16,66 triliun dari Rp16,32 triliun, dengan marjin laba usaha yang stabil di angka 22,3 persen. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk bahkan melonjak 30 persen, mencapai Rp9,22 triliun dari Rp7,08 triliun.

Meskipun laba bersih mengalami peningkatan, ICBP mencatat penurunan pada core profit. Tanpa memperhitungkan non-recurring items dan selisih kurs, core profit perusahaan turun 4 persen menjadi Rp9,98 triliun dari Rp10,41 triliun. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan beban bahan baku yang memengaruhi kinerja operasional.

Anthoni Salim juga menyatakan bahwa ICBP berhasil membuktikan ketangguhan kinerja keuangannya di tahun 2025. "Kami akan terus memperkuat relevansi produk melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen, memperluas jangkauan pasar baik di Indonesia maupun luar Indonesia, serta meningkatkan keunggulan operasional kami," kata Anthoni.

Recommended