Indonesia Hadapi Hampir 40 Juta Upaya Serangan Siber pada 2025

Kaspersky menemukan hampir 40 juta upaya serangan siber menargetkan perangkat di Indonesia sepanjang tahun 2025.

Kaspersky baru-baru ini mengungkap temuan yang mengkhawatirkan terkait ancaman siber di Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Kaspersky Security Network (KSN) mendeteksi hampir 40 juta upaya ancaman yang menargetkan perangkat pengguna di Indonesia.

Temuan ini muncul bersamaan dengan penerapan kebijakan pengaturan kerja fleksibel (FWA) selama bulan Ramadan. Karyawan yang bekerja dari rumah berpotensi meningkatkan kerentanan jika tidak menerapkan kebersihan siber yang memadai.

Secara detail, data Kaspersky mencatat 39.718.903 insiden lokal pada komputer peserta KSN di Indonesia selama periode Januari hingga Desember 2025. Artinya, terdapat lebih dari 108.000 insiden per hari yang bersumber dari perangkat penyimpanan eksternal.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa 31,5% pengguna di Indonesia menjadi sasaran ancaman lokal, menempatkan Indonesia pada peringkat ke-71 secara global. Penyebab utama insiden ini adalah worm dan virus yang menyebar melalui USB drive, CD, DVD, dan metode offline lainnya.

Country Manager Kaspersky Indonesia, Defi Nofitra, menekankan pentingnya keamanan siber di rumah dan pribadi. Laptop dan ponsel pintar yang digunakan di luar kantor harus dilindungi seperti perangkat di dalam jaringan perusahaan.

"Penting untuk mempertimbangkan dengan serius keamanan siber di rumah dan pribadi. Laptop dan ponsel pintar yang digunakan di luar perimeter perusahaan harus dilindungi seperti halnya yang berada di balik firewall dan solusi perlindungan jaringan di dalam kantor," kata Defi.

Defi menambahkan bahwa staf perlu lebih waspada terhadap ancaman keamanan siber, bahkan di luar lingkungan kantor, agar dapat bekerja dengan aman dan nyaman selama Ramadan.

Untuk membantu karyawan bekerja dari rumah dengan aman selama Ramadan, Kaspersky membagikan beberapa tips berikut:

  1. Perbarui Perangkat Lunak: Selalu perbarui perangkat lunak di semua perangkat untuk mencegah eksploitasi kerentanan.
  2. Cadangkan Data: Cadangkan data secara teratur dan pastikan data tersebut dapat diakses dengan cepat.
  3. Akses Email Aman: Pastikan email hanya dapat diakses dengan aman melalui VPN perusahaan yang telah diperbarui sepenuhnya.
  4. Edukasi Keamanan Siber: Tingkatkan literasi keamanan siber karyawan melalui pelatihan, seperti Kaspersky Automated Security Awareness Platform.
  5. Gunakan Solusi Keamanan Kompleks: Manfaatkan solusi keamanan yang menggabungkan perlindungan titik akhir dan fitur respons insiden otomatis, seperti Kaspersky NEXT XDR.

Selain tips di atas, karyawan juga disarankan untuk mengedukasi diri tentang cara mengonfigurasi router nirkabel dan firewall pribadi demi menjaga keamanan jaringan rumah.

Recommended