Intel secara resmi merilis lini prosesor terbaru Intel Core Series 3 untuk perangkat laptop kategori terjangkau pada April 2026. Produk ini dirancang guna memberikan kemampuan komputasi modern bagi kalangan pelajar, keluarga, hingga pelaku usaha kecil.
Dilansir dari Medcom, prosesor Intel Core Series 3 dikembangkan sebagai solusi bagi segmen laptop entry-level dan mainstream. Perangkat keras ini dibangun menggunakan fondasi arsitektur terbaru berbasis teknologi manufaktur Intel 18A.
Integrasi teknologi kecerdasan buatan menjadi keunggulan utama melalui kehadiran Neural Processing Unit (NPU) pada platform tersebut. Sistem ini dilaporkan mampu menghasilkan performa AI total hingga 40 TOPS untuk menjalankan berbagai fitur cerdas secara langsung di perangkat.
Penggunaan arsitektur hybrid yang menggabungkan inti performa dan inti efisiensi diaplikasikan untuk menjaga keseimbangan daya. Langkah ini diklaim mampu memperpanjang daya tahan baterai laptop untuk aktivitas streaming video maupun pekerjaan kantor sepanjang hari.
Berdasarkan data teknis, Core Series 3 menawarkan peningkatan performa single-thread hingga 47 persen dan multi-thread sebesar 41 persen dibandingkan PC keluaran lima tahun lalu. Kemampuan pemrosesan grafis pada AI GPU juga tercatat meningkat hingga 2,8 kali lipat.
Implementasi prosesor baru ini melibatkan lebih dari 70 desain perangkat dari berbagai produsen global. Nama-nama besar seperti Acer, ASUS, HP, Lenovo, hingga Samsung dipastikan mulai mengadopsi chipset ini pada produk mereka.
Distribusi perangkat berbasis Intel Core Series 3 telah dimulai sejak April 2026 dan akan terus bertambah sepanjang tahun. Selain untuk laptop, prosesor ini diproyeksikan memenuhi kebutuhan edge computing seperti sistem robotika dan perangkat kasir pintar.