Sebuah teori konspirasi yang mengaitkan Bill Gates dengan fenomena 'hujan asam' tengah menjadi perbincangan hangat di India. Teori ini ramai diperdebatkan oleh warganet India di berbagai platform media sosial.
Walaupun sejumlah media telah berupaya memberikan edukasi terkait isu ini, masih ada sebagian kecil pihak yang menolak informasi tersebut.
Salah satu pengguna Instagram dengan akun @itss.on**ta mengungkapkan kekesalannya terhadap video penjelasan yang beredar, "Kamu buta atau gimana. Jelas awan-awan itu adalah buktinya. Pencitraan banget untuk membuat Bill terlihat tidak bersalah. Kenapa? Dia mamanya kamu apa gimana?"
Pengguna lain menimpali, "Edukasi dirimu sendiri sebelum kamu mengedukasi orang lain. TITIK."
Hindustan Times melaporkan pada Kamis (26/3/2026) bahwa nama Bill Gates mulai menjadi tren seiring dengan diskusi mengenai banjir yang terjadi baru-baru ini. Pengguna media sosial menghubungkan Gates dengan modifikasi cuaca tanpa adanya bukti yang terverifikasi.
Klaim tersebut tidak didukung oleh bukti ilmiah maupun faktual. Tren ini tampaknya dipicu oleh informasi yang salah dan misinterpretasi terhadap penelitian iklim.
Penyemaian awan adalah sebuah proses ilmiah yang melibatkan penyebaran zat seperti perak iodida atau partikel garam ke dalam awan untuk mendorong terjadinya hujan. Proses ini telah digunakan selama beberapa dekade.
Penyemaian awan memiliki keterbatasan, yaitu tidak dapat menciptakan awan atau mengendalikan sistem cuaca besar. Proses ini hanya efektif ketika kelembapan sudah ada di atmosfer dan hanya dapat meningkatkan curah hujan dalam kondisi tertentu.
Efektivitas penyemaian awan terbatas dan bervariasi. Proses ini tidak dapat digunakan untuk menghasilkan badai atau curah hujan ekstrem. Penjelasan ini didukung oleh laporan pengecekan fakta dan penjelasan ilmiah.
Keterlibatan Bill Gates dalam pendanaan penelitian iklim menjadi salah satu faktor yang menghubungkannya dengan pengendalian cuaca. Gates telah mendukung berbagai proyek terkait solusi perubahan iklim, termasuk studi tentang metode geoteknik seperti memantulkan sinar matahari untuk mengurangi pemanasan global.
Inisiatif-inisiatif tersebut seringkali disalahpahami dan disalahartikan secara daring sebagai upaya untuk mengendalikan cuaca. Inisiatif ini bersifat eksperimental dan berfokus pada mitigasi iklim jangka panjang, bukan manipulasi cuaca secara langsung.