Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 0,83 persen ke level 7.029,85 hingga penutupan perdagangan sesi I pada Selasa (5/5/2026). Kenaikan ini didorong oleh aksi beli bersih investor asing yang menyasar sejumlah saham perbankan milik negara dan perusahaan konglomerat besar.
Data dari Stockbit menunjukkan total nilai beli bersih asing atau net foreign buy mencapai Rp 2,54 triliun sepanjang sesi pertama hari ini. Dilansir dari Detik Finance, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi incaran utama dengan nilai beli bersih mencapai Rp 259,27 miliar.
Selain BBRI, saham perbankan pelat merah lainnya yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan net foreign buy senilai Rp 169,31 miliar. Di sektor industri, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) juga membukukan aksi beli bersih investor luar negeri sebesar Rp 6,13 miliar.
Minat investor asing juga terlihat pada emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, di mana PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan nilai beli bersih serupa dengan BBNI yakni Rp 169,31 miliar. Sementara itu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyumbang angka beli bersih sebesar Rp 8,04 miliar.
Saham-saham lain di bawah naungan grup besar juga mendapatkan aliran modal asing, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO) senilai Rp 7,79 miliar dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar Rp 3,63 miliar. Grup Bakrie melalui PT Energi Mega Persada (ENRG) dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) masing-masing mencatat Rp 7,45 miliar dan Rp 7,07 miliar.
Sektor konsumsi dan energi melengkapi tren positif ini melalui PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) milik Anthoni Salim dengan beli bersih Rp 6,45 miliar. Terakhir, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) milik Hapsoro juga mencatatkan aksi beli bersih investor asing sebesar Rp 4,35 miliar.
| Kode Saham | Emiten | Nilai Net Foreign Buy |
|---|---|---|
| BBRI | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | Rp 259,27 Miliar |
| BBNI | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Rp 169,31 Miliar |
| BRPT | PT Barito Pacific Tbk | Rp 169,31 Miliar |
| TPIA | PT Chandra Asri Pacific Tbk | Rp 8,04 Miliar |
| PTRO | PT Petrosea Tbk | Rp 7,79 Miliar |