ITPLN Buka PMB Ikatan Kerja PLN 2026, Lulus Langsung Kerja

ITPLN kembali membuka PMB Gelombang 2 hingga 1 April 2026 dengan program Ikatan Kerja PLN Group. Lulus auto enggak nganggur!

Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Gelombang 2 yang memberikan kesempatan bagi lulusan untuk berkarir di PLN Group. Pendaftaran dibuka hingga 1 April 2026.

PMB kali ini masih membuka program Ikatan Kerja PLN Group. Program ini menawarkan pendidikan terintegrasi dengan industri ketenagalistrikan.

Selain itu, ITPLN juga menyiapkan program Ikatan Kerja dengan Perkumpulan Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU). ITPLN sedang menjajaki program serupa dengan Asosiasi Pembangkit Listrik Seluruh Indonesia (APLSI).

Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Iwa Garniwa mengatakan, ITPLN akan terus memberikan penguatan tata nilai budaya baru ENERGI+, yang mencakup Etika, Nasionalis, Ekselen, Responsible, Global, dan Innovative.

"Kita harus mampu bersaing dan berkolaborasi di kancah internasional, namun tetap berpegang teguh pada nilai etika, integritas dan kebangsaan," kata Iwa Garniwa, Senin, 16 Maret 2026.

Pendaftaran PMB gelombang 2 dibuka mulai 20 Februari hingga 1 April 2026. Program ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang ingin menekuni sektor energi, khususnya ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan, sektor teknologi dan infrastruktur dengan orientasi daya saing global.

Program Ikatan Kerja ITPLN menjadi salah satu jalur unggulan. Program ini menggabungkan pendidikan akademik, pembekalan industri, magang di lingkungan PLN Group, hingga sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. ITPLN juga menyediakan berbagai skema beasiswa untuk memperluas akses pendidikan tinggi di bidang energi.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi www.infopmb.itpln.ac.id. ITPLN akan melakukan seleksi berkas pada 3 April 2026. Tujuannya agar calon mahasiswa berkesempatan mengikuti Seleksi Program Ikatan Kerja PLN Group.

Berikut adalah persyaratan untuk mengikuti PMB Ikatan Kerja ITPLN Gelombang II 2026:

  1. Mengisi data pendaftaran pada link portal pendaftaran
  2. Scan Kartu Keluarga (KK)
  3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  4. Surat Pernyataan Ortu & Camaba (unduh di www.pmb.itpln.ac.id)
  5. Scan Raport semester 1-4
  6. Akta Kelahiran (boleh menyusul)
  7. Biaya Registrasi Rp.350.000,-

Manajer Bidang Pemasaran dan Admisi ITPLN, Andi Dahroni menjelaskan, ITPLN menyediakan beragam skema beasiswa. Beasiswa tersebut mulai dari beasiswa penuh dan parsial, beasiswa prestasi akademik dan non-akademik, beasiswa siswa kurang mampu, beasiswa Hafidz Al-Qur’an, beasiswa olahraga, beasiswa anak pegawai PLN, hingga KIP Kuliah serta beasiswa kerja sama dengan BUMN dan PLN Group.

Dari sisi akademik, ITPLN menerapkan sistem pembelajaran SMART 4-4-2. Skema ini terdiri atas 40 persen teori oleh dosen akademisi, 40 persen pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang dibimbing praktisi industri energi, serta 20 persen pengalaman lapangan melalui kuliah tamu, kunjungan industri, dan praktik langsung di sektor ketenagalistrikan serta energi baru terbarukan.

“Dengan model ini, mahasiswa tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga terbiasa menghadapi persoalan riil di industri,” kata Andi.

Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, memberikan motivasi kepada mahasiswa Ikatan Kerja Institut Teknologi PLN (ITPLN) di Kampus ITPLN, Jakarta. Ia menegaskan bahwa kesuksesan hidup ditentukan oleh ketahanan dan konsistensi dalam menghadapi persoalan, bukan hanya kecerdasan, kekuatan, maupun kecepatan.

“Pemenang dalam kehidupan itu bukan yang tercerdas, bukan yang terkuat, dan bukan yang tercepat. Pemenangnya adalah mereka yang dalam kondisi apa pun bisa bertahan, istiqomah, punya kebijaksanaan, dan terus maju ke depan,” ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan bahwa perjalanan hidup dan karier kerap dihadapkan pada persoalan yang kompleks. Dalam kondisi tersebut, kemampuan mengurai masalah secara bijaksana dan memiliki daya tahan menjadi kunci utama keberhasilan.

“Tapi pesan saya adalah, nanti adik-adik juga akan memahami bahwa pemenang dari adik-adik semua bukan yang terpintar, bukan yang tercerdas, bukan yang terkuat, bukan yang tercepat. Tetapi pemenangnya nanti adalah adik-adik yang punya kesabaran, adik-adik yang punya endurance,” ujarnya.

Recommended