Activision secara resmi menetapkan tanggal penayangan perdana film adaptasi video game populer, Call of Duty, pada 30 Juni 2028 mendatang. Kepastian jadwal rilis ini disampaikan oleh manajemen perusahaan dalam presentasi di ajang CinemaCon pada Senin (20/4/2026).
Proyek layar lebar ini digarap melalui kolaborasi strategis antara Activision dan Paramount Pictures. Dilansir dari Detik iNET, pengumuman tersebut menegaskan komitmen kedua belah pihak untuk menghadirkan pengalaman menonton yang otentik bagi para penggemar setianya.
"Saya memberi tahu semua orang bahwa kami hanya akan membuat film jika itu tepat. Dalam diri David Ellison, kami menemukan kemitraan itu," kata Rob Kotich, Bos Activision sekaligus produser film tersebut.
Kotich menambahkan bahwa fokus utama produksi ini adalah menangkap sisi kemanusiaan agar cerita terasa nyata namun tetap mempertahankan skala epik khas permainan aslinya. Paramount Pictures sendiri menargetkan kualitas visual yang setara dengan film sukses mereka sebelumnya, Top Gun: Maverick.
CEO Paramount, David Ellison, menjanjikan pengalaman sinematik yang mampu menghormati warisan merek Call of Duty. Selain memuaskan basis pemain lama, film ini dirancang untuk memikat minat generasi penonton baru yang lebih luas.
Langkah Activision ini memperpanjang tren adaptasi video game ke industri perfilman Hollywood. Sebagai perbandingan, film Super Mario Galaxy baru saja memecahkan rekor sebagai film terlaris sepanjang tahun 2026, menggeser posisi film Project Hail Mary.
Berbeda dengan judul adaptasi milik Nintendo yang menyasar semua umur, film Call of Duty diprediksi akan menargetkan demografi penonton dewasa. Hingga saat ini, proses pengembangan terus berlangsung untuk memastikan kualitas akhir dapat bersaing di pasar global.