Omoda dan Jaecoo Perkenalkan Teknologi Parkir Otomatis Valet Parking Driver

Omoda & Jaecoo luncurkan teknologi Valet Parking Driver (VPD) untuk parkir mandiri tanpa pengemudi melalui aplikasi mobile di area tertutup.

Produsen otomotif Omoda & Jaecoo secara resmi memperkenalkan teknologi Valet Parking Driver (VPD) untuk memfasilitasi parkir otomatis tanpa pengemudi pada Selasa, 28 April 2026. Inovasi yang diperkenalkan di Wuhu ini memungkinkan kendaraan mencari ruang parkir dan melakukan manuver secara mandiri melalui integrasi aplikasi seluler.

Sistem VPD dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengguna di area parkir tertutup dengan mengandalkan persepsi lingkungan secara real-time. Dilansir dari Medcom, teknologi ini melampaui kemampuan Auto Parking Assist (APA) konvensional karena tidak lagi bergantung sepenuhnya pada marka parkir statis.

Pengguna dapat memanfaatkan fitur remote summon untuk memanggil kendaraan dari lokasi parkir atau mengaktifkan fungsi auto valet saat tiba di tujuan. Integrasi dengan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan mobil mendeteksi pejalan kaki, kendaraan lain, serta objek statis selama proses manuver berlangsung.

"Pengembangan teknologi Valet Parking Driver didasarkan pada pemahaman terhadap kebutuhan pengguna yang semakin dinamis, khususnya di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan tinggi," kata Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma. Melalui keterangan resminya, ia menegaskan bahwa VPD menjadi solusi kenyamanan dan efisiensi mobilitas harian.

Omoda & Jaecoo tengah melakukan serangkaian pengujian teknologi ini pada model berbasis SHS hybrid, termasuk Jaecoo 5 SHS-H, Jaecoo 7 SHS-P, dan Omoda 7 SHS-P. Pengujian tersebut mencakup skenario pemanggilan jarak jauh serta perbandingan efisiensi antara sistem mesin dengan pengemudi manusia di ruang sempit.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem VPD mampu menyelesaikan manuver di posisi buntu dengan jumlah koreksi kemudi yang minim. Meskipun memiliki kemampuan otomatisasi tinggi, perusahaan menegaskan bahwa penggunaan VPD saat ini hanya diperuntukkan bagi area parkir tertutup dan bukan untuk jalan umum.

Pengembangan di masa depan akan difokuskan pada penguatan ekosistem intelligent driving dan powertrain hybrid. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis melalui integrasi kecerdasan buatan.

Recommended