Hari ini, Jumat 24 April 2026, jutaan orang di seluruh Indonesia menantikan satu momen yang berulang setiap hari tapi tidak pernah benar-benar sama: matahari terbenam. Bagi umat Muslim, ini adalah penanda masuknya waktu Magrib. Bagi para fotografer dan penikmat alam, ini adalah "golden hour" yang paling ditunggu. Dan bagi siapa saja yang tengah dalam perjalanan, jam terbenam menjadi patokan penting untuk mengatur rencana sore hingga malam.
Yang menarik, Indonesia bukan negara biasa soal fenomena ini. Dengan wilayah yang membentang dari Sabang di ujung barat Sumatera hingga Merauke di timur Papua, perbedaan waktu matahari terbenam antar kota bisa mencapai lebih dari dua jam. Kota Jayapura di Papua sudah gelap ketika warga Banda Aceh masih menikmati sore yang terang. Inilah uniknya negeri kepulauan terbesar di dunia.
Lantas, jam berapa tepatnya matahari terbenam di kota Anda hari ini? Berikut panduan lengkap berdasarkan perhitungan astronomi yang merujuk pada metode yang digunakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta data hisab Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Mengapa Waktu Matahari Terbenam Berbeda di Setiap Kota?
Perbedaan jam matahari terbenam di berbagai kota Indonesia bukan sekadar soal zona waktu. Ada dua faktor utama yang mempengaruhinya: posisi geografis (garis bujur dan lintang) serta tiga zona waktu resmi Indonesia, yakni WIB (UTC+7), WITA (UTC+8), dan WIT (UTC+9).
Faktor Bujur Geografis
Semakin ke timur posisi sebuah kota, semakin awal matahari terbenam dalam waktu lokal. Kota yang berada di ujung barat zona waktu WIB, seperti Banda Aceh, akan mengalami matahari terbenam lebih "lambat" dalam jam lokal dibandingkan kota di ujung timur WITA seperti Kupang atau Makassar.
Faktor Lintang (Deklinasi Matahari)
Pada akhir April, posisi matahari berada sekitar 13 derajat di utara khatulistiwa (bergerak menuju titik balik utara). Artinya, kota-kota yang berada di lintang utara seperti Banda Aceh dan Medan mendapat siang yang sedikit lebih panjang dibanding kota-kota di lintang selatan seperti Kupang dan Jayapura.
Tiga Zona Waktu Indonesia
Perlu dicatat, jam yang tertera di tabel berikut sudah disesuaikan dengan zona waktu masing-masing wilayah:
- WIB (Waktu Indonesia Barat, UTC+7): Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat dan Tengah
- WITA (Waktu Indonesia Tengah, UTC+8): Bali, NTB, NTT, Sulawesi, Kalimantan Selatan, Timur, dan Utara
- WIT (Waktu Indonesia Timur, UTC+9): Maluku dan Papua
Tabel Jam Matahari Terbenam Hari Ini Jumat 24 April 2026
Waktu terbenam matahari identik dengan masuknya waktu Magrib. Data berikut disusun berdasarkan perhitungan hisab hakiki yang juga menjadi acuan resmi BMKG dan Kemenag RI, diurutkan per zona waktu.
Zona WIB (Waktu Indonesia Barat)
| No | Ibu Kota Provinsi | Provinsi | Jam Matahari Terbenam (WIB) |
|---|---|---|---|
| 1 | Banda Aceh | Aceh | 18.42 WIB |
| 2 | Medan | Sumatera Utara | 18.30 WIB |
| 3 | Pekanbaru | Riau | 18.21 WIB |
| 4 | Tanjungpinang | Kepulauan Riau | 18.09 WIB |
| 5 | Padang | Sumatera Barat | 18.21 WIB |
| 6 | Jambi | Jambi | 18.07 WIB |
| 7 | Pangkalpinang | Kep. Bangka Belitung | 17.58 WIB |
| 8 | Palembang | Sumatera Selatan | 17.58 WIB |
| 9 | Bengkulu | Bengkulu | 18.06 WIB |
| 10 | Bandar Lampung | Lampung | 17.51 WIB |
| 11 | Jakarta | DKI Jakarta | 17.49 WIB |
| 12 | Serang | Banten | 17.51 WIB |
| 13 | Bandung | Jawa Barat | 17.46 WIB |
| 14 | Semarang | Jawa Tengah | 17.38 WIB |
| 15 | Yogyakarta | D.I. Yogyakarta | 17.36 WIB |
| 16 | Surabaya | Jawa Timur | 17.29 WIB |
| 17 | Pontianak | Kalimantan Barat | 17.54 WIB |
| 18 | Palangkaraya | Kalimantan Tengah | 17.39 WIB |
Zona WITA (Waktu Indonesia Tengah)
| No | Ibu Kota Provinsi | Provinsi | Jam Matahari Terbenam (WITA) |
|---|---|---|---|
| 19 | Denpasar | Bali | 18.13 WITA |
| 20 | Mataram | NTB | 18.09 WITA |
| 21 | Kupang | NTT | 18.01 WITA |
| 22 | Banjarmasin | Kalimantan Selatan | 17.57 WITA |
| 23 | Samarinda | Kalimantan Timur | 18.04 WITA |
| 24 | Tanjung Selor | Kalimantan Utara | 18.13 WITA |
| 25 | Mamuju | Sulawesi Barat | 18.07 WITA |
| 26 | Makassar | Sulawesi Selatan | 18.01 WITA |
| 27 | Kendari | Sulawesi Tenggara | 17.58 WITA |
| 28 | Palu | Sulawesi Tengah | 18.11 WITA |
| 29 | Manado | Sulawesi Utara | 18.10 WITA |
| 30 | Gorontalo | Gorontalo | 18.07 WITA |
Zona WIT (Waktu Indonesia Timur)
| No | Ibu Kota Provinsi | Provinsi | Jam Matahari Terbenam (WIT) |
|---|---|---|---|
| 31 | Ternate | Maluku Utara | 18.13 WIT |
| 32 | Ambon | Maluku | 18.07 WIT |
| 33 | Manokwari | Papua Barat | 18.12 WIT |
| 34 | Sorong | Papua Barat Daya | 18.14 WIT |
| 35 | Fakfak | Papua Tengah | 18.10 WIT |
| 36 | Nabire | Papua Pegunungan | 18.03 WIT |
| 37 | Serui | Papua | 18.04 WIT |
| 38 | Jayapura | Papua | 17.52 WIT |
Catatan: Waktu di atas merupakan perkiraan berdasarkan perhitungan astronomi hisab hakiki. Selisih 1-3 menit dapat terjadi tergantung kondisi topografi dan cakrawala setempat. Untuk kepastian waktu ibadah, selalu merujuk pada jadwal resmi yang diterbitkan Kemenag RI atau BMKG.
Kota Mana yang Paling Awal dan Paling Akhir?
Dari tabel di atas, ada pola yang menarik untuk dicermati. Di zona WIB, Surabaya menjadi kota dengan matahari terbenam paling awal sekitar pukul 17.29 WIB. Ini karena posisinya yang paling timur di antara ibu kota provinsi zona WIB, ditambah letaknya di lintang selatan yang membuat siang lebih pendek di bulan April ini.
Sebaliknya, Banda Aceh menjadi kota zona WIB dengan matahari terbenam paling akhir, yakni sekitar pukul 18.42 WIB. Posisinya di ujung barat Sumatera dan di lintang utara membuat hari di Banda Aceh lebih panjang dibanding kota-kota di selatan.
Secara keseluruhan, jika kita bandingkan seluruh Indonesia dalam "waktu matahari sesungguhnya" (solar time), warga Jayapura memang yang pertama menyambut Magrib, disusul oleh kota-kota di Papua, Maluku, lalu bergerak ke barat.
Konteks Astronomi: Posisi Matahari 24 April 2026
Tanggal 24 April berada di antara ekuinoks Maret dan titik balik matahari Juni. Pada periode ini, matahari terus bergerak ke utara. Deklinasi matahari hari ini berada sekitar +13 derajat, artinya siang hari lebih panjang untuk belahan bumi utara dan sebaliknya untuk belahan selatan.
Di Indonesia yang berada di sekitar khatulistiwa, perbedaan panjang siang-malam tidak sedramatis negara-negara di lintang tinggi, tapi tetap terasa. Kota-kota di utara khatulistiwa seperti Banda Aceh dan Medan mengalami siang sekitar 12 jam 30 menit, sementara kota-kota di selatan seperti Kupang dan Jayapura mengalami siang sekitar 11 jam 50 menit.
BMKG secara rutin memperbarui data terbit dan terbenam matahari melalui laman resmi di bmkg.go.id, yang bisa diakses publik sebagai referensi terpercaya. Data ini juga menjadi dasar penetapan awal waktu sholat yang digunakan Kemenag RI dan diterima oleh organisasi-organisasi Islam besar seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Relevansi untuk Pengguna Harian
Mengetahui jam matahari terbenam bukan sekadar informasi langit. Ada banyak kegunaan praktisnya dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk Umat Muslim
Waktu Magrib dimulai tepat saat matahari terbenam. Selisih beberapa menit antara azan Magrib dan matahari terbenam yang sesungguhnya terjadi karena beberapa masjid menggunakan jadwal resmi Kemenag yang sudah mempertimbangkan ihtiyath (waktu kehati-hatian) sekitar 2 menit.
Untuk Fotografer dan Konten Kreator
Periode emas atau "golden hour" berlangsung sekitar 30-60 menit sebelum matahari terbenam. Bagi yang tinggal di Jakarta, golden hour hari ini dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Di Makassar, mulai sekitar 17.15 WITA. Ini waktu terbaik untuk mengabadikan pemandangan langit sore dengan cahaya keemasan yang lembut.
Untuk Pelaut dan Penerbang
BMKG dan otoritas penerbangan selalu memperhitungkan waktu fajar dan senja dalam operasional kapal dan pesawat. Informasi ini penting untuk navigasi, terutama di perairan yang tidak memiliki lampu mercusuar yang memadai.
Cara Mengecek Jadwal Resmi dari BMKG dan Kemenag
Bagi yang ingin mengecek waktu matahari terbenam secara real-time dan akurat untuk lokasi spesifik, berikut sumber resmi yang bisa diakses:
BMKG: bmkg.go.id/tanda-waktu/terbit-terbenam-matahari — menyediakan data terbit dan terbenam matahari per kota di seluruh Indonesia, diperbarui secara berkala.
Kemenag RI (Bimas Islam): bimasislam.kemenag.go.id — jadwal waktu sholat resmi yang mencakup lebih dari 500 kab/kota dengan metode hisab standar pemerintah.
Kedua sumber ini adalah referensi paling otoritatif untuk data astronomi dan ibadah di Indonesia, dan secara konsisten digunakan oleh media nasional, masjid, dan aplikasi jadwal sholat terpercaya.