Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100% Pasca Gempa 7,6 M

Layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara telah pulih total kurang dari 24 jam setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,6 pada 2 April 2026.

Jaringan telekomunikasi di wilayah Sulawesi Utara kini kembali berfungsi normal sepenuhnya. Pemulihan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah daerah tersebut diguncang gempa megathrust berkekuatan magnitudo 7,6 pada Kamis pagi, 2 April 2026. Kecepatan pemulihan ini menegaskan kesiapan infrastruktur di tengah bencana.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengonfirmasi bahwa seluruh layanan telekomunikasi telah mencapai pemulihan 100 persen. Sebelumnya, beberapa infrastruktur jaringan dilaporkan mengalami gangguan akibat gempa yang berpusat sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, tepatnya pada pukul 05.48 WIB, seperti dilansir dari Detik iNET.

Data pemantauan menunjukkan bahwa dari total 2.236 site telekomunikasi di area yang terdampak, sebanyak 223 site, atau sekitar 9,97 persen, sempat mengalami kendala. Gangguan ini utamanya disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik di beberapa lokasi yang terkena dampak gempa.

Untuk mempercepat proses pemulihan layanan, operator telekomunikasi mengambil langkah cepat dengan mengaktifkan genset sebagai sumber daya alternatif. Penggunaan genset ini berlangsung hingga pasokan listrik utama di lokasi-lokasi terdampak dapat kembali stabil sepenuhnya.

Seluruh site yang sebelumnya terganggu kini sudah beroperasi normal kembali. Pemantauan terakhir yang dilakukan pada Jumat, 3 April 2026, pukul 05.17 WIB, menunjukkan tidak ada lagi infrastruktur jaringan yang mengalami gangguan. Ini memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.

Operator yang beroperasi di kawasan tersebut, termasuk Telkomsel, XLSmart, dan Indosat Ooredoo Hutchison, telah memastikan tidak ada lagi site yang terdampak bencana gempa tersebut. Ini merupakan upaya kolektif dari berbagai pihak.

Pemerintah menyoroti pentingnya infrastruktur telekomunikasi sebagai prioritas utama, terutama dalam menjamin kelancaran komunikasi masyarakat di situasi darurat pascabencana. Hal ini krusial untuk koordinasi dan penyaluran informasi.

Komdigi juga menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh infrastruktur digital di Indonesia tetap andal. Hal ini bertujuan untuk mendukung keselamatan serta memenuhi kebutuhan komunikasi penting bagi masyarakat, terutama setelah insiden gempa megathrust di Sulawesi Utara.

Recommended