Dewan Direksi Apple secara bulat menyetujui penunjukan John Ternus sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook mulai Senin, 1 September 2026. Transisi kepemimpinan ini menandai berakhirnya masa jabatan Cook selama 15 tahun di puncak perusahaan teknologi raksasa tersebut.
Dilansir dari Detik iNET, Tim Cook tidak akan meninggalkan perusahaan sepenuhnya, melainkan beralih peran menjadi Executive Chairman. Cook dijadwalkan tetap menjalankan tugas operasional sebagai CEO hingga akhir musim panas 2026 guna mengawal masa transisi kepemimpinan kepada Ternus.
John Ternus sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering dan telah bergabung dengan Apple sejak 2001. Selama 25 tahun berkarier, ia memiliki peran sentral dalam pengembangan berbagai produk ikonik seperti iPhone, iPad, Mac, hingga perangkat terbaru MacBook Neo.
"Dia adalah seorang visioner yang kontribusinya bagi Apple selama 25 tahun sudah terlampau banyak untuk dihitung, dan dia tanpa diragukan lagi adalah orang yang tepat untuk memimpin Apple menuju masa depan," kata Tim Cook, CEO Apple.
Di bawah kepemimpinan Cook sejak 2011, Apple mencatatkan pertumbuhan nilai pasar yang signifikan dari USD 350 miliar menjadi USD 4 triliun. Pendapatan tahunan perusahaan juga melonjak tajam menjadi lebih dari USD 416 miliar pada tahun fiskal 2025 dengan perluasan ekosistem layanan digital.
Selain pergantian CEO, Apple juga mengumumkan restrukturisasi pada jajaran Dewan Direksi. Arthur Levinson yang telah menjabat sebagai non-executive chairman selama 15 tahun akan menempati posisi baru sebagai Lead Independent Director pada tanggal yang sama dengan pelantikan Ternus.
John Ternus akan resmi bergabung sebagai anggota Dewan Direksi Apple mulai 1 September 2026. Langkah strategis ini disebut sebagai bagian dari rencana suksesi jangka panjang yang telah dipersiapkan secara matang oleh manajemen internal perusahaan.