Kalender 2026 Lengkap dengan Hijriyah dan Jawa: Hari Ini Senin 11 Mei 2026

Hari ini, Senin 11 Mei 2026, banyak orang mencari informasi kalender lengkap yang tidak hanya memuat tanggal Masehi, tapi juga dilengkapi penanggalan Hijriyah d

Hari ini, Senin 11 Mei 2026, banyak orang mencari informasi kalender lengkap yang tidak hanya memuat tanggal Masehi, tapi juga dilengkapi penanggalan Hijriyah dan Jawa sekaligus. Kebutuhan ini bukan sekadar urusan administrasi. Bagi masyarakat Indonesia, terutama di Jawa, Bali, dan komunitas Muslim di seluruh nusantara, tiga sistem kalender ini punya peran masing-masing dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menentukan hari baik, memperingati hari besar keagamaan, hingga keperluan pertanian tradisional.

Menariknya, Indonesia adalah salah satu negara yang warganya masih aktif menggunakan lebih dari satu sistem penanggalan secara bersamaan. Kalender Masehi dipakai untuk urusan formal dan pekerjaan. Kalender Hijriyah menjadi acuan utama jadwal ibadah dan hari besar Islam. Sementara kalender Jawa, dengan siklus pasarannya yang khas yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon, tetap relevan dalam tradisi adat dan budaya lokal.

Artikel ini menyajikan kalender lengkap bulan Mei 2026 yang memuat tiga sistem penanggalan sekaligus, lengkap dengan keterangan hari libur nasional dan hari besar keagamaan yang berlaku di Indonesia. Data yang disajikan mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 serta penetapan awal bulan Hijriyah dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hari Ini dalam Tiga Sistem Kalender

Sebelum masuk ke tabel lengkap, berikut posisi hari ini secara ringkas:

Sistem Kalender Keterangan
Masehi Senin, 11 Mei 2026
Hijriyah 14 Dzulqa'dah 1447 H
Jawa Senin Pon, 14 Pasa 1959 AJ

Dzulqa'dah adalah bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah, termasuk salah satu dari empat bulan haram (mulia) dalam Islam. Sementara dalam kalender Jawa, bulan Pasa identik dengan masa puasa atau Ramadan versi penanggalan Jawa, meski secara Hijriyah sudah berbeda bulan karena perbedaan metode perhitungan.

Kalender Mei 2026 Lengkap: Masehi, Hijriyah, dan Jawa

Berikut tabel kalender Mei 2026 lengkap dengan konversi tiga sistem penanggalan dan keterangan hari libur:

Masehi Hari Hijriyah Jawa Pasaran Keterangan
1 Mei 2026 Jumat 4 Dzulqa'dah 1447 H 4 Pasa 1959 AJ Wage Hari Buruh Internasional (Libur Nasional)
2 Mei 2026 Sabtu 5 Dzulqa'dah 1447 H 5 Pasa 1959 AJ Kliwon
3 Mei 2026 Ahad 6 Dzulqa'dah 1447 H 6 Pasa 1959 AJ Legi
4 Mei 2026 Senin 7 Dzulqa'dah 1447 H 7 Pasa 1959 AJ Pahing
5 Mei 2026 Selasa 8 Dzulqa'dah 1447 H 8 Pasa 1959 AJ Pon
6 Mei 2026 Rabu 9 Dzulqa'dah 1447 H 9 Pasa 1959 AJ Wage
7 Mei 2026 Kamis 10 Dzulqa'dah 1447 H 10 Pasa 1959 AJ Kliwon
8 Mei 2026 Jumat 11 Dzulqa'dah 1447 H 11 Pasa 1959 AJ Legi
9 Mei 2026 Sabtu 12 Dzulqa'dah 1447 H 12 Pasa 1959 AJ Pahing
10 Mei 2026 Ahad 13 Dzulqa'dah 1447 H 13 Pasa 1959 AJ Pon
11 Mei 2026 Senin 14 Dzulqa'dah 1447 H 14 Pasa 1959 AJ Pon Hari Ini
12 Mei 2026 Selasa 15 Dzulqa'dah 1447 H 15 Pasa 1959 AJ Wage
13 Mei 2026 Rabu 16 Dzulqa'dah 1447 H 16 Pasa 1959 AJ Kliwon
14 Mei 2026 Kamis 17 Dzulqa'dah 1447 H 17 Pasa 1959 AJ Legi
15 Mei 2026 Jumat 18 Dzulqa'dah 1447 H 18 Pasa 1959 AJ Pahing
16 Mei 2026 Sabtu 19 Dzulqa'dah 1447 H 19 Pasa 1959 AJ Pon
17 Mei 2026 Ahad 20 Dzulqa'dah 1447 H 20 Pasa 1959 AJ Wage
18 Mei 2026 Senin 21 Dzulqa'dah 1447 H 21 Pasa 1959 AJ Kliwon
19 Mei 2026 Selasa 22 Dzulqa'dah 1447 H 22 Pasa 1959 AJ Legi
20 Mei 2026 Rabu 23 Dzulqa'dah 1447 H 23 Pasa 1959 AJ Pahing Hari Kebangkitan Nasional
21 Mei 2026 Kamis 24 Dzulqa'dah 1447 H 24 Pasa 1959 AJ Pon
22 Mei 2026 Jumat 25 Dzulqa'dah 1447 H 25 Pasa 1959 AJ Wage
23 Mei 2026 Sabtu 26 Dzulqa'dah 1447 H 26 Pasa 1959 AJ Kliwon
24 Mei 2026 Ahad 27 Dzulqa'dah 1447 H 27 Pasa 1959 AJ Legi
25 Mei 2026 Senin 28 Dzulqa'dah 1447 H 28 Pasa 1959 AJ Pahing
26 Mei 2026 Selasa 29 Dzulqa'dah 1447 H 29 Pasa 1959 AJ Pon
27 Mei 2026 Rabu 1 Dzulhijjah 1447 H 1 Sawal 1959 AJ Wage Awal Dzulhijjah 1447 H
28 Mei 2026 Kamis 2 Dzulhijjah 1447 H 2 Sawal 1959 AJ Kliwon
29 Mei 2026 Jumat 3 Dzulhijjah 1447 H 3 Sawal 1959 AJ Legi Kenaikan Isa Al-Masih (Libur Nasional)
30 Mei 2026 Sabtu 4 Dzulhijjah 1447 H 4 Sawal 1959 AJ Pahing
31 Mei 2026 Ahad 5 Dzulhijjah 1447 H 5 Sawal 1959 AJ Pon

Catatan: Penetapan awal Dzulhijjah bersifat tentatif dan menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama RI. Tanggal dapat bergeser satu hari tergantung hasil rukyatul hilal.

Hari Libur Nasional dan Hari Besar Mei 2026

Daftar Hari Libur di Bulan Mei 2026

Sepanjang Mei 2026, terdapat beberapa tanggal merah dan peringatan penting yang wajib diketahui:

Tanggal Nama Hari / Peringatan Status
1 Mei 2026 Hari Buruh Internasional Libur Nasional
20 Mei 2026 Hari Kebangkitan Nasional Peringatan Nasional
29 Mei 2026 Kenaikan Isa Al-Masih Libur Nasional

Tentang Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei

Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei, mengacu pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Meski bukan hari libur resmi, pemerintah pusat dan daerah biasanya menyelenggarakan upacara bendera di kantor-kantor instansi pemerintah. Pada 2026, tanggal ini jatuh pada hari Rabu.

Kenaikan Isa Al-Masih 29 Mei

Kenaikan Isa Al-Masih merupakan hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah berdasarkan keputusan bersama tiga menteri. Pada 2026, peringatan ini jatuh pada hari Jumat, 29 Mei 2026, sehingga berpotensi menciptakan akhir pekan panjang bagi masyarakat yang mengambil cuti bersama pada Kamis 28 Mei.

Mengenal Sistem Kalender yang Digunakan di Indonesia

Kalender Masehi (Gregorian)

Kalender Masehi adalah sistem penanggalan internasional berbasis peredaran matahari (solar calendar). Satu tahun Masehi terdiri dari 365 hari, dengan tambahan satu hari setiap empat tahun sekali (tahun kabisat). Kalender ini digunakan secara resmi untuk seluruh urusan administrasi negara, pendidikan, dan bisnis di Indonesia.

Kalender Hijriyah (Islam)

Kalender Hijriyah adalah sistem penanggalan berbasis peredaran bulan (lunar calendar) yang digunakan umat Islam di seluruh dunia. Satu tahun Hijriyah terdiri dari 354 atau 355 hari, sekitar 11 hari lebih pendek dari tahun Masehi. Itulah mengapa hari-hari besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Ramadan bergeser mundur sekitar 11 hari setiap tahunnya dalam kalender Masehi.

Di Indonesia, penetapan awal bulan Hijriyah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah, dilakukan melalui sidang isbat yang dipimpin oleh Kementerian Agama RI dengan menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung).

Kalender Jawa

Kalender Jawa adalah sistem penanggalan yang dikembangkan pada masa Kesultanan Mataram Islam sekitar abad ke-17 Masehi, tepatnya pada masa pemerintahan Sultan Agung Hanyokrokusumo. Kalender ini memadukan unsur kalender Hijriyah (lunar) dengan kalender Saka Hindu, menghasilkan sistem unik yang tetap digunakan hingga kini terutama di masyarakat Jawa, Bali, dan sebagian Sunda.

Salah satu ciri khas kalender Jawa adalah siklus pasaran atau pekan lima hari: Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Siklus ini berjalan bersamaan dengan siklus tujuh hari pekan biasa, menghasilkan kombinasi seperti "Senin Pon" atau "Jumat Kliwon" yang dipercaya memiliki makna dan pengaruh tersendiri dalam tradisi Jawa.

Nama Bulan dalam Kalender Jawa
No Bulan Jawa Padanan Bulan Hijriyah
1 Sura Muharram
2 Sapar Safar
3 Mulud Rabiul Awal
4 Bakda Mulud Rabiul Akhir
5 Jumadilawal Jumadil Awal
6 Jumadilakhir Jumadil Akhir
7 Rejeb Rajab
8 Ruwah Sya'ban
9 Pasa Ramadan
10 Sawal Syawal
11 Dulkangidah / Sela Dzulqa'dah
12 Besar Dzulhijjah

Cara Menghitung Konversi Kalender Hijriyah ke Masehi

Bagi yang ingin memahami cara kerja konversi kalender, berikut prinsip dasarnya:

Karena kalender Hijriyah lebih pendek sekitar 11 hari per tahun dibanding Masehi, satu siklus penuh 33 tahun Masehi kira-kira setara dengan 34 tahun Hijriyah. Selisih inilah yang membuat hari-hari besar Islam "berputar" melalui seluruh musim dalam siklus sekitar 33 tahun.

Untuk konversi akurat, masyarakat dan lembaga resmi biasanya menggunakan aplikasi atau perangkat lunak khusus yang mengacu pada tabel ummul qura (standar Arab Saudi) atau tabel hisab hakiki yang digunakan Kementerian Agama RI.

Manfaat Memahami Kalender Tiga Sistem Sekaligus

Memiliki akses ke kalender tiga sistem sekaligus, Masehi, Hijriyah, dan Jawa, memberikan banyak manfaat praktis bagi masyarakat Indonesia:

  • Perencanaan ibadah dan acara keagamaan menjadi lebih mudah karena tidak perlu berganti-ganti referensi.
  • Penentuan hari baik untuk hajatan, pernikahan, atau acara adat bisa dilakukan langsung tanpa harus konsultasi terpisah.
  • Pengelolaan administrasi yang melibatkan penanggalan rangkap, seperti akta kelahiran, surat nikah, atau dokumen adat, lebih akurat.
  • Petani tradisional yang masih mengandalkan kalender Jawa untuk menentukan musim tanam mendapat kemudahan referensi.

Kementerian Agama RI secara rutin menerbitkan kalender Hijriyah resmi setiap tahunnya. Kalender tersebut bisa diunduh melalui laman resmi Kemenag di kemenag.go.id sebagai referensi terpercaya selain aplikasi kalender digital yang banyak beredar di masyarakat.

Kesimpulan

Hari ini, Senin 11 Mei 2026, bertepatan dengan 14 Dzulqa'dah 1447 H dan 14 Pasa 1959 AJ (Senin Pon dalam penanggalan Jawa). Mei 2026 mencatat dua hari libur nasional yaitu Hari Buruh Internasional pada 1 Mei dan Kenaikan Isa Al-Masih pada 29 Mei, plus akhir bulan yang menandai awal Dzulhijjah 1447 H sebagai penanda dimulainya perhitungan menuju Idul Adha.

Kalender tiga sistem ini bukan sekadar angka. Bagi masyarakat Indonesia yang kaya tradisi dan keberagaman, memahami ketiga sistem penanggalan ini adalah bagian dari identitas dan kearifan lokal yang terus hidup berdampingan dengan modernitas.

Recommended