Kemdiktisaintek dan BRIN Susun Peta Jalan Riset Nasional 2026

Kemdiktisaintek dan BRIN merumuskan Peta Jalan Riset Strategis Nasional 2026 melibatkan 279 pakar guna mengintegrasikan inovasi dengan pembangunan.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merumuskan Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026. Langkah ini bertujuan mengintegrasikan arah pembangunan nasional dengan prioritas pengembangan riset secara terukur.

Sebagaimana dilansir dari Medcom, penyusunan dokumen strategis tersebut melibatkan tim besar yang terdiri atas 279 orang. Kelompok ini mencakup 230 pakar yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, kementerian atau lembaga, serta sektor industri.

Dokumen ini dirancang sebagai kerangka implementatif yang berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Pendekatan multipihak sengaja diterapkan untuk memastikan setiap rumusan kebijakan mencakup beragam bidang kepakaran secara komprehensif.

"Peta Jalan dan Agenda Riset Strategis Nasional Edisi 2026 juga diharapkan menjadi acuan bersama bagi kementerian/lembaga, perguruan tinggi, industri, dan mitra pembangunan," kata Deputi Bidang Kebijakan Riset dan Inovasi BRIN, Boediastoeti Ontowirjo.

Peta jalan ini terbagi menjadi dua bagian utama yang saling berkaitan. Buku 1 fokus pada Peta Jalan Riset Strategis Nasional 2026–2045 dengan pendekatan dinamis, sementara Buku 2 berisi Agenda Riset dan Inovasi Strategis Nasional 2026–2029 sebagai rencana implementasi fase awal.

Kemdiktisaintek dan BRIN saat ini telah membuka masa konsultasi publik untuk menjaring aspirasi dari masyarakat luas dan para pemangku kepentingan. Boediastoeti menegaskan bahwa masukan tersebut sangat penting untuk memperkuat substansi serta memastikan dokumen bersifat kolaboratif.

Masyarakat dapat memberikan saran atau kritik terhadap draf dokumen tersebut melalui formulir daring yang telah disediakan. Periode penyampaian masukan ini dijadwalkan berlangsung hingga hari Minggu, 17 Mei 2026.

Recommended