Komdigi Tegur TikTok dan Roblox Terkait Pembatasan Usia Pengguna di Bawah 16 Tahun

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melayangkan surat teguran kepada TikTok dan Roblox karena belum sepenuhnya patuh terhadap Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 tentang pembatasan…

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) secara resmi melayangkan surat teguran kepada platform TikTok dan Roblox. Langkah ini diambil setelah kedua platform tersebut dinilai belum sepenuhnya mematuhi aturan pembatasan pengguna yang berusia di bawah 16 tahun. Sebelumnya, Komdigi juga telah memberikan surat peringatan serupa kepada Google dan Meta, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjelaskan bahwa hasil pemantauan awal pemerintah menunjukkan adanya platform yang belum sepenuhnya menerapkan ketentuan yang diatur dalam Permen Komdigi Nomor 9 Tahun 2026. Regulasi ini merupakan turunan dari PP Tunas dan telah berlaku sejak 28 Maret 2026, dengan tujuan utama memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Dalam proses evaluasi yang dilakukan, Komdigi mengkategorikan beberapa platform yang belum sepenuhnya memenuhi regulasi, namun masih menunjukkan upaya untuk mematuhi kebijakan yang berlaku. Menurut Meutya, TikTok dan Roblox termasuk dalam kategori ini.

"Pemerintah juga mengkategorikan kepada platform yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi aturan namun melakukan upaya atau kooperatif. Ini adalah platform TikTok dan juga Roblox dan kepada keduanya pemerintah hari ini mengeluarkan surat peringatan," ujar Meutya pada Senin (30/3/2026).

Surat peringatan ini merupakan langkah awal dalam mekanisme sanksi administratif yang diterapkan pemerintah. Komdigi akan terus memantau perkembangan kepatuhan dari kedua platform tersebut. Sebelumnya, saat regulasi pembatasan media sosial untuk anak ini mulai diberlakukan, TikTok dan Roblox baru menyatakan sebagian komitmen mereka.

Ancaman Sanksi Lanjutan

Meutya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu untuk mengambil langkah lanjutan jika TikTok dan Roblox tidak segera menunjukkan kepatuhan penuh terhadap aturan pembatasan usia pengguna. Pemerintah memiliki opsi untuk melakukan tindakan yang lebih tegas.

Recommended