Mabes TNI Angkatan Laut memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi terbaik Indonesia untuk bergabung menjadi calon Bintara Prajurit Karier (PK). Dilansir dari Medcom, penerimaan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan personel dalam organisasi TNI.
Prajurit Karier TNI Angkatan Laut menawarkan jenjang karier yang terukur, dimulai dari pangkat awal Kelasi Dua (KL II) hingga Sersan Mayor (Serma). Para lulusan nantinya berkesempatan mengisi berbagai pos penting.
Posisi penempatan meliputi awak kapal perang (KRI), Korps Marinir, Kopaska, sektor kesehatan, teknik, logistik, komunikasi, serta peluang melanjutkan pendidikan perwira.
Para pendaftar harus memenuhi beberapa kriteria dasar yang telah ditetapkan oleh panitia pusat. Calon pelamar diwajibkan berstatus Warga Negara Indonesia serta beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pelamar harus menganut salah satu dari 6 agama resmi di Indonesia. Agama tersebut meliputi Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 menjadi syarat mutlak. Umur minimal saat dilantik menjadi Prajurit Sukarela TNI AL adalah 18 tahun.
Pendaftar wajib bersih dari catatan kriminalitas yang dibuktikan secara tertulis oleh Polres setempat. Kondisi jasmani dan rohani harus sehat, serta bebas dari narkoba.
Hak menjadi prajurit tidak sedang dicabut berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Kriteria Khusus dan Batas Usia
Tinggi badan minimal untuk pendaftar pria adalah 163 cm dengan berat badan proporsional. Nilai akhir rata-rata gabungan UAN dan UAS minimal adalah 55,00.
Batas usia pendaftar minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 9 Oktober 2026. Khusus lulusan Diploma 3 (D3), usia maksimal diperlonggar hingga 24 tahun.
Pelamar harus bersedia menandatangani Ikatan Dinas Pertama. Latar belakang pendidikan minimal SMA/MA semua jurusan, Kurikulum Merdeka, SMK/MAK, atau D3 sesuai jurusan yang dibutuhkan.
Daftar Jurusan D3 yang Diterima
Formasi rekrutmen ini terbuka untuk spektrum keahlian yang luas pada jenjang D3. Jurusan bidang komputer mencakup Teknik Informatika, Teknik Komputer, Manajemen Informatika, dan Teknologi Perangkat Lunak.
Bidang manajemen dan logistik meliputi Akuntansi, Manajemen Logistik, Perpajakan, dan Kesekretariatan. Sektor kesehatan mendominasi dengan formasi Keperawatan, Farmasi, Radiologi, Teknik Laboratorium Medis, dan Fisioterapi.
Lulusan D3 Rekam Medik dan Informasi Kesehatan, Gizi, Keselamatan Kesehatan Kerja, serta Anestesi juga dapat melamar. Bidang teknis umum dibuka untuk Teknik Elektro Medik, Teknik Sipil, Arsitektur, Statistika, Teknik Listrik, Teknik Otomotif, dan Teknik Elektronika.
Formasi khusus lainnya mencakup bidang Siber, Teknik Permesinan Kapal, Teknik Pertanian, hingga Air Traffic Control.
Ketentuan Tambahan Selama Seleksi
Peserta seleksi disyaratkan belum pernah menikah dan sanggup mempertahankan status tersebut selama pendidikan pertama. Pelamar bukan merupakan anggota aktif TNI, Polri, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Penempatan tugas akan mencakup seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ijazah kelulusan luar negeri wajib mendapatkan pengesahan resmi dan konversi nilai dari kementerian terkait.
Ketentuan fisik melarang kepemilikan tato atau bekas tato, serta tindik atau bekas tindik telinga bagi pria, kecuali didasari adat atau agama yang dibuktikan surat keterangan resmi.
Karyawan aktif harus melampirkan izin tertulis dari pimpinan instansi dan bersedia diberhentikan jika lolos seleksi. Seluruh berkas administrasi harus asli, lengkap, dan tidak dalam jaminan kontrak kerja.
Peserta wajib menandatangani pakta integritas bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Aturan domisili minimal 1 tahun berlaku ketat bagi wilayah Kodaeral X, Kodaeral XI, dan Kodaeral XIV sejak tanggal pendaftaran daring.
Kepemilikan kartu BPJS atau jaminan kesehatan aktif menjadi kewajiban. Dokumen akta kelahiran dan kartu keluarga tunggal tidak berlaku kecuali memiliki surat pembetulan dari Dispenduk Capil atau Pengadilan Agama.
Pelamar juga disyaratkan memiliki akun media sosial aktif yang telah digunakan minimal selama enam bulan terakhir.
Jadwal dan Prosedur Pendaftaran
Proses sosialisasi berlangsung dari tanggal 1 hingga 15 April 2026. Registrasi secara daring atau pendaftaran online dibuka mulai tanggal 7 April sampai dengan 30 Juli 2026.
Tahapan pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir secara online melalui situs resmi al.rekrutmen-tni.mil.id. Setelah itu, kandidat wajib melakukan daftar ulang secara fisik di lokasi yang telah ditentukan.
Saat validasi fisik, pelamar harus membawa cetakan formulir online dan dokumen asli berupa Akte Kelahiran, KTP calon, KTP orang tua atau wali, Kartu Keluarga, dan kartu BPJS.
Berkas pendidikan yang wajib dibawa meliputi Ijazah serta SKHUN SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA, dan ijazah D3 bagi lulusan diploma. Semua dokumen tersebut wajib difotokopi masing-masing satu lembar.
Pendaftar juga harus menyertakan pas foto hitam putih terbaru ukuran 4 x 6 cm sebanyak dua lembar, ukuran 3 x 4 cm sebanyak satu lembar, serta dua buah stopmap berwarna biru.