Tingkat loyalitas pengguna iPhone tercatat melampaui pengguna Android dalam studi terbaru yang dirilis oleh situs tukar tambah ponsel SellCell pada Jumat (17/4/2026). Mayoritas pemilik perangkat Apple menyatakan keengganan untuk berpindah merek saat melakukan pembaruan perangkat di masa mendatang.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik iNET, sebanyak 96,4 persen pengguna iPhone di Amerika Serikat berkomitmen untuk tetap membeli iPhone saat waktu pemutakhiran tiba. Angka kesetiaan ini menunjukkan tren peningkatan jika dibandingkan dengan hasil survei serupa pada 2021 sebesar 91,9 persen dan 90,5 persen pada 2019.
Survei yang melibatkan 5.000 responden ini juga mengungkap kondisi berbeda pada ekosistem pesaingnya. Tercatat hanya 86,4 persen pengguna Android yang berencana bertahan pada sistem operasi tersebut, sementara 13,6 persen lainnya menyatakan minat untuk beralih menggunakan iPhone.
Dari kelompok kecil pengguna iPhone yang berencana beralih ke Android, sebanyak 69,7 persen melirik ponsel buatan Samsung. Sementara itu, 20,1 persen responden sisanya mempertimbangkan perangkat keluaran Google sebagai pilihan utama setelah meninggalkan Apple.
Motivasi utama kesetiaan pengguna Apple didominasi oleh preferensi pribadi terhadap merek (60,8 persen) dan ketergantungan pada ekosistem perangkat yang sudah ada (17,4 persen). Di sisi lain, harga yang dianggap terlalu mahal menjadi alasan utama bagi separuh responden yang berniat meninggalkan iPhone demi mencari nilai lebih dari merek lain.
Dalam hal durasi penggunaan, 83,8 persen pengguna iPhone mengklaim telah setia menggunakan produk tersebut selama lebih dari lima tahun. Sebagai perbandingan, loyalitas jangka panjang serupa hanya ditemukan pada 33,8 persen pengguna di kategori perangkat Android.